Kota Cirebon - Wakil Ketua DPRD Jawa Barat, Ono Surono, mengajak seluruh masyarakat terus menjaga dan memperkuat nilai-nilai gotong royong di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi dan media sosial.
Menurutnya, kemajuan digital banyak memberikan manfaat sekaligus membawa tantangan berupa meningkatnya sikap individualistis yang perlu diantisipasi bersama. Oleh karena itu, pentingnya membangun kembali nilai-nilai gotong royong melalui peran keluarga dan lingkungan pendidikan.
“Perkembangan internet dan media sosial memang tidak bisa dihindari. Pada saat yang sama, sikap individualistis juga akan ikut tumbuh. Oleh karena itu, kita harus mencari cara agar nilai-nilai kebersamaan dan gotong royong tetap terjaga di tengah masyarakat,” kata Ono Surono, Kota Cirebon, Rabu (15/7/2026).
Menurut Ono Surono, sekolah dapat menjadi salah satu ruang strategis untuk membentuk karakter peserta didik. Penggunaan gawai di lingkungan sekolah perlu diatur agar tidak mengurangi interaksi sosial antar siswa, baik saat proses belajar maupun di luar kegiatan pembelajaran.
Selain sekolah, Ono Surono juga menilai bahwa keluarga memiliki peran yang tidak kalah penting. Ia mendorong setiap keluarga membiasakan waktu berkumpul tanpa gawai, seperti pada saat sarapan dan makan malam. Dengan demikian, komunikasi antaranggota keluarga dapat terjalin lebih hangat dan harmonis.
“Mulailah dari hal-hal sederhana di rumah yakni saat sarapan dan makan malam, seluruh anggota keluarga bisa menyimpan gawai sejenak agar tercipta ruang untuk saling berbincang dan membangun kedekatan,” pungkasnya.
Ono Surono meyakini kebiasaan tersebut akan membentuk kesadaran sosial sejak dini, melalui interaksi yang terbangun di lingkungan keluarga maupun sekolah. Anak-anak akan lebih mudah mengembangkan kemampuan bersosialisasi dan menjaga semangat gotong royong dalam kehidupan bermasyarakat.
Humas DPRD Jabar
