logo dprd provinsi jawa barat
Kota Cimahi -- Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat H. Acep Jamaludin, S.Hum melaksanakan kegiatan Reses III Tahun Sidang 2024 - 2025, bertempat di Majlis Ta'lim Daarul Manafie, RT/RW 04/10, Kel. Padasuka, Kec. Cimahi Tengah, Kota Cimahi, Rabu(30/7/2025).
DPRD Jabar Mendorong Program Nyata Untuk Akselerasi UMKM
Rabu, 30 Juli 2025
Berita DPRD
Bagikan Berita

Kota Cimahi – Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat H. Acep Jamaludin, S. Hum menanggapi keluhan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terkait pelatihan, perizinan, permodalan, dan pemasaran. Acep mendorong Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersama pemerintah kota harus berkomitmen untuk menghadirkan program yang lebih konkrit dan inklusif guna mendukung pertumbuhan UMKM.

“Kami akan terus mendorong Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersama pihak terkait untuk menghadirkan program yang positif, menyeluruh, dan berdampak nyata bagi pertumbuhan UMKM di Jawa Barat,” ujar Acep pada kegiatan Reses III di Kota Cimahi. Kamis, (30/7/2025).

Berdasarkan aspirasi masyarakat, kata Acep, pelaku UMKM menghadapi berbagai permasalahan yang dihadapi, mulai dari pelatihan yang kurang efektif dan hanya bersifat formalitas, sulitnya akses perizinan seperti sertifikat halal dan Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT). Selain itu, terbatasnya akses modal akibat proses rumit dan bunga tinggi, hingga tantangan pemasaran seperti minimnya dukungan platform online yang mempertemukan penjual dan pembeli untuk melakukan transaksi jual beli barang dan jasa (marketplace) dan sistem pembayaran retail besar yang tertunda hingga tiga bulan.

Acep merespons aspirasi pelaku UMKM dengan menegaskan komitmennya menghadirkan solusi nyata dan menyeluruh, mulai dari peningkatan kapasitas, kemudahan perizinan, akses permodalan, hingga perluasan pemasaran, agar UMKM di Jawa Barat bisa tumbuh lebih kuat dan berdaya saing.

“Kami mendorong pelatihan UMKM yang lebih praktis dan sesuai kebutuhan, termasuk digital marketing dan branding produk. Kami juga fasilitasi perizinan seperti sertifikat halal dan PIRT secara gratis atau bersubsidi, serta bantu permodalan dengan subsidi bunga pinjaman. Untuk pemasaran, kami ajak kolaborasi dengan marketplace dan retail besar agar UMKM makin berkembang,” tutur Acep.

Acep mengharapkan, agar aspirasi yang disampaikan dapat segera ditindaklanjuti dan melibatkan berbagai pihak, sehingga program yang direncanakan bisa berjalan optimal dan memberikan dampak nyata bagi pelaku usaha.

“Saya berharap aspirasi ini segera direalisasikan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat, dengan melibatkan berbagai pihak, agar program dapat berjalan baik dan mendorong pertumbuhan UMKM di Jawa Barat,” tutup Acep.

Humas DPRD Jabar