Kota Bandung - Anggota Komisi IV DPRD Jawa Barat Uden Dida Efendi menyatakan dukungannya terhadap kebijakan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi yang akan fokus mengalokasikan Anggaran Pendapat dan Belanja Daerah (APBD) 2025 untuk pembangunan infrastruktur.
Pembangunan infrastruktur yang dimaksud meliputi, pembangunan jalan, irigasi, jembatan, sarana air bersih hingga fasilitas pendidikan dan kesehatan di Jabar yang dinilai masih kurang merata.
Kebijakan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi tersebut menurut Uden Dida Efendi dinilai sebagai langkah tepat untuk mengatasi ketimpangan dan kerusakan infrastruktur, salah satunya pembangunan infrastruktur jalan yang mengalami kerusakan ringan hingga berat.
“Fokus APBD 2025 pada infrastruktur sudah dikaji secara komprehensif oleh pemerintah. Salah satu persoalan adalah ketimpangan infrastruktur, terutama jalan-jalan yang rusak, baik ringan maupun berat. Hal itu merupakan bagian dari kewajiban pemerintah yang harus segera ditangani,” tegas Uden Dida Efendi, Kota Bandung, Rabu (21/5/2025).
Uden Dida Efendi menekankan pembangunan infrastruktur, baik itu pembangunan jalan, irigasi, jembatan, sarana air bersih hingga fasilitas pendidikan dan kesehatan harus dilakukan secara terukur dan sesuai prioritas, dengan memperhatikan kondisi yang ada di lapangan.
“Pembangunan infrastruktur ini harus difokuskan pada wilayah-wilayah yang memang betul-betul membutuhkan, terutama jalan-jalan yang rusak parah dan berdampak langsung terhadap masyarakat” tegas Uden Dida Efendi.
Pergeseran APBD yang bakal fokus kepada pembangunan infruktur, salah satunya jalan merupakan langkah yang tepat, mengingat PAD Jabar terbesar dihasilkan dari pajak kendaraan bermotor.
“Pendapatan APBD Jawa Barat paling besar berasal dari sektor pajak kendaraan bermotor. Maka wajar jika anggaran tersebut diarahkan kembali untuk memperbaiki infrastruktur jalan yang rusak, karena itu merupakan kebutuhan masyarakat,” ucap dia.
Dengan arah kebijakan yang berpihak pada kebutuhan dasar masyarakat, diharapkan anggaran APBD 2025 dapat berjalan efektif, efisien, dan menyentuh sasaran yang tepat.
Humas DPRD Jabar
