Dewan Perwakilan
Rakyat Daerah
Jawa Barat
dprdjabar
Berita Umum
Tindaklanjuti Tuntutan BEM SI Jabar, DPRD Gelar Rapat Koordinasi
Jumat, 22 Oktober 2021
foto
Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat Daddy Rohanady (Humas DPRD Jabar/ Zulkifli Reza)

Kota Bandung - DPRD Provinsi Jawa Barat gelar rapat koordinasi dengan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Provinsi Jawa Barat dalam rangka menindaklanjuti tuntutan Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI). Hadir dalam rapat koordinasi tersebut Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) dan Dinas ESDM Provinsi Jawa Barat.

Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat, Daddy Rohanady dalam kesempatan tersebut mengatakan ada sejumlah poin yang dibahas dalam rapat tersebut yang merupakan tuntutan dari BEM SI Jabar tersebut.

Menurut Daddy, setidaknya ada 3 yang merupakan kewenangan provinsi dan ada 10 kewenangan Pemerintah Pusat.

"Yang pusat itu tindak lanjutnya yaitu menyiapkan surat kepada presiden dan DPR RI, dan ada tiga isu besar yang ada di Provinsi yaitu tentang galian C, pencemaran lingkungan dan eksploitasi gheotermal," katanya di Kantor DPRD Provinsi Jawa Barat, Jumat, (22/10/2021).

Selain itu Daddy menjelaskan, adapun beberapa poin yang menjadi pembahasan dan sorotan pihaknya bersama dinas-dinas terkait, yaitu galian C di Kabupaten Garut, isu lingkungan hidup di Kabupaten Indramayu dan Eksploitasi Gheotermal di Kabupaten Kuningan Jawa Barat.

"Galian C itu ada di Galunggung dan Leles, yang kedua pencemaran lingkungan yang perlu saya ralat dari tuntutan ade ade, itu yang di Indramayu bukan di Losari tapi di Losarang itu soal limbah, yang ketiga soal Gheotermal di Kuningan dan tadi teman teman dinas menjelaskan belum ada kegiatan apapun baru lelang di pusat," jelasnya.

Daddy menyebut, pihaknya meminta dinas terkait untuk meninjau tuntutan para mahasiswa tersebut dengan tertulis untuk nanti dibahas bersama teman teman mahasiswa yang rencananya akan kembali di gelar pada hari Senin, (25/10/2021).

"DPRD minta itu disiapkan hitam putihnya untuk nanti kita bicara dengan ade ade mahasiswa," sebut Daddy.

Dirinya menekankan, pihaknya telah meminta dinas terkait untuk menyelesaikan persoalan ini sesuai dengan kewenangannya masing masing-masing. Karena menurutnya DPRD hanya sebatas meneruskan, bukan sebagai pelaksana teknis.

"Kami minta ini harus clear, ini kewenangan pusat atau kewenangan Provinsi, jadi harus jelas ini kewenangan siapa, jadi masing masing tingkatan pemerintah jelas kewenangannya, nah itu yang tidak bisa kami lewati," tambahnya.

"Hanya saja memang ketika ada pembangunan di wilayah Jawa Barat, ketika ada pembangunan di wilayahnya, meskipun itu kewenangannya ada di pusat tapi kita harus tau," tutupnya.

 

Humas DPRD Jabar

Sekretaris DPRD Provinsi Jawa Barat

Dr. Hj. Ida Wahida Hidayati, SE. ., M.Si

Berita Terkait