Berita Berita Utama

Sertifikasi Barang Mutu Belum Maksimal

Anggota Komisi II DPRD Provinsi Jawa Barat Ir. Ridho Budiman Utama menyoroti belum optimalnya pelayanan Balai Pengujian dan Sertifikasi Mutu Barang Ag


Kamis, 18 Oktober 2018 15:41 WIB

solihin/dprdjabar
Anggota Komisi II DPRD Provinsi Jawa Barat, Ir. Ridho Budiman Utama Dengan Kepala Satuan Pelayanan Balai Pengujian dan Sertifikasi Mutu Barang Agro, Bambang Satrijadi, di Kantor Balai Satuan Pelayanan Balai Pengujian dan Sertifikasi Mutu Barang Agro, Kota Tasikmalaya, Kamis (18/10/2018)

Anggota Komisi II DPRD Provinsi Jawa Barat Ir. Ridho Budiman Utama menyoroti belum optimalnya pelayanan Balai Pengujian dan Sertifikasi Mutu Barang Agro kepada masyarakat. Hal ini dikatakan Ridho saat kunjungaan kerja Pimpinan dan Anggota Komisi II DPRD Provinsi Jawa Barat ke Satuan Pelayanan Balai Pengujian dan Sertifikasi Mutu Barang Agro di Kota Tasikmalaya dalam rangka Pembahasan Program/ Kegiatan APBD Tahun Anggaran 2019.
Ridho menambahkan Satuan Pelayanan Balai Pengujian dan Sertifikasi Mutu Barang Agro belum bisa optimal melakukan pelayanan kepada masyarakat disebabkan sarana dan prasarana yang ada masih sangat minim karena merupakan balai baru sebagai konsekuensi dari diserehkannya kewenangan kemetrologian ke Kabupaten/ Kota.
"Padahal di daerah lain Pengujian dan Sertifikasi Mutu sudah berjalan lama bahkan ada yang sudah 20 tahun, sehingga untuk mengejar ketertinggalan ini dan untuk meningkatkan mutu produk-produk agro di Jawa Barat, saya kira Pemprov Jabar serta pemerintah pusat menjadikan prioritas untuk mengadakan alat-alat termasuk alat kalibrasi untuk menguji mutu barang yg ada disini", ujar Ridho.
Saat ini, lanjut ridho, Balai ini menjadi sangat penting untuk menjamin mutu barang terutama produk-produk agro yang di Jawa Barat banyak sekali dihasilkan oleh para petani.
"Terutama sekarang yang lagi booming program kopi, sehingga calon-calon buyer mereka menjadi ragu untuk membeli produk-produk kopi yang ada di Jawa Barat karena tidak ada sertifikasi dari balai ini karena peralatannya belum ada", tegas Ridho.
Ia pun mendorong badan anggaran untuk memprioritaskan pengadaan alat-alat pengujian dan sertifikasi mutu barang yang ada di Jawa Barat.
"Khususnya kepada badan anggaran daripada kita mengalokasikan anggaran kepada kegiatan yang kurang jelas ataupun kegiatan yang tidak terlalu signifikan hasilnya untuk masyarakat, saya kira badan anggaran saya dorong untuk prioritaskan pengadaan alat alat pengujian dan sertifikasi mutu barang yang ada di Jawa Barat", tutup Ridho.
Solihin/dprdjabar


KATA KUNCI

BAGIKAN

BERI KOMENTAR