Berita Berita Utama

Rusunawa Bisa Jadi Solusi Kebutuhan Hunian Di Jawa Barat

Sekitar 1,2 Juta Kepala Keluarga di Jawa Barat memerlukan tempat tinggal yang layak sehingga keberadaan Rumah Susun menjadi penting bagi masyarakat disaat kebutuhan rumah semakin banyak dengan lahan yang terbatas. 


Senin, 28 Oktober 2019 11:13 WIB

Iin solihin

Ketua Komisi IV DPRD Jabar Imam Budi Hartono mengatakan keberadaan rusunawa atau rumah vertikal bisa menjadi solusi. 

“Masih banyak backlog atau orang yang tinggal dirumah yang tidak layak dan Rusunawa ini solusi banget”, ujar Imam disela Kunjungan Kerja Pimpinan dan Anggota Komisi IV serta Wakil Ketua DPRD Jabar ke Apartemen Transit Rancaekek.

Imam menambahkan di kota-kota besar di Jawa Barat masih banyak pemukiman- kumuh yang harus ditata dengan bangunan vertikal. 

“Karena sekarang memang sangat dianjurkan rumah – rumah vertikal supaya resapan air, ruang terbuka hijau nya bisa terpelihara”, papar Imam.

Imam menekankan Rusunawa yang dibangun pemerintah juga harus lengkap dengan fasilitas didalamnya seperti fasilitas kesehatan, air, areal public dan lapangan olahraga. 

“Kita mendorong penuntasan raperda RP3KP (Rencana Pembangunan Pengembangan Perumahan dan Kawasan Permukiman Tahun 2019-2039), setelah itu dari asset-asset tanah yang nganggur di Jawa Barat segera diusulkan ke pusat untuk dibangun rusunawa, tutup Imam.

Sementara itu Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat Ineu Purwadewi Sundari berharap ada standarisasi dalam berbagai pembangunan di Jawa Barat termasuk pembangunan rusunawa.

“Rusunawa di Rancaekek ini saya melihat cukup rapih, cukup bersih bahkan masalah sampahnya dipisahkan dan ditata dengan baik, kalau melihat rusunawa ini tentunya kami berharap harus ada standarisasi dalam pembangunan rusunawa”, ujar Ineu.

Standarisasi pembangunan lanjut Ineu, agar prinsip efisiensi serta efektivitas dalam pembangunan bisa dilakukan pemerintah dan manfaatnya dapat dirasakan secara penuh untuk kesejahteraan masyarakat. 

“Saat ini di Jawa Barat dengan jumlah penduduk yang hampir 50 juta jiwa, masih banyak masyarakat miskin yang belum mempunyai rumah mungkin rusunawa ini bisa menjadi solusi yang bisa didapatkan, kami sangat mendukung”, tambah Ineu.

Kepala Dinas Pemukiman dan Perumahan Provinsi Jawa Barat Dicky Saromi mengatakan saat ini Pemprov Jabar mempunyai empat lokasi rusunawa di Ujungberung, Rancaekek, Solokan Jeruk dan Batujajar serta akan dibangun diwilayah lainnya.

“Rencana pembangunan rusunawa kedepan ada di Gedebage karena kita punya lahan 3,4 hektar, kemudian di Purwakarta kita sudah ada pematangan lahan, dan juga tentunya di Kertajati dan kawasan – kawasan perkotaan seperti Bekasi, Karawang, Depok, Bogor dan beberapa tempat-tempat lainnya, jelas Dicky.


BAGIKAN

BERI KOMENTAR