Dewan Perwakilan
Rakyat Daerah
Jawa Barat
dprdjabar
Berita Umum
Kondisi Psikologis Siswa Harus Menjadi Perhatian Serius Saat Pemberlakuan PTM
Senin, 25 Oktober 2021
foto
Anggota Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat Asep Wahyu Wijaya (Humas DPRD Jabar/ Puja)

Kota Bogor -- Anggota Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat, Asep Wahyu Wijaya meminta pihak sekolah selain memperhatikan protokol kesehatan juga memperhatikan aspek psikologis siswa saat Pembelajaran Tatap Muka (PTM) dimulai. Hal itu seiring dengan insiden aksi tawuran yang terjadi di salah satu Sekolah Menengah Atas (SMA) di Kota Bogor yang mengindikasikan bahwa Dinas Pendidikan dan KCD Wilayah II harus mengantisipasi aspek psikologis siswa diluar mengantisipasi aspek protokol kesehatan.

“Dari sini kita bisa belajar bahwa sesungguhnya pembelajaran tatap muka harus mampu mengantisipasi persoalan lain selain dari urusan covid atau prokes”

“Kita harus sangat memahami dan harus sangat mendalami tentang fenomena ketika siswa lama di rumah dan ketika mereka akan sekolah barangkali potensi tawuran atau perkelahian atar pelajar harus di antisipasi," katanya saat melakukan monitoring persiapan pembelajaran tatap muka (PTM) di SMAN 7 Kota Bogor, Senin, (25/1/2021).

Asep Wahyu menilai, penanganan psikologis adahal hal penting karena muncul kekhawatiran ketika pembelajaran tatap muka digelar, dapat memicu terjadinya bullying atau perkelahian antar siswa karena pengaruh minimnya sosialisasi antar siswa.

"Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat dan KCD Wilayah II dapat mengantisipasi hal tersebut dapat merumuskan dan mengantisipasi persoalan psikologis siswa ini,"  tutupnya.

Humas DPRD Jabar

Sekretaris DPRD Provinsi Jawa Barat

Dr. Hj. Ida Wahida Hidayati, SE. ., M.Si

Berita Terkait