Dewan Perwakilan
Rakyat Daerah
Jawa Barat
dprdjabar
Berita Umum
Komisi IV Apresiasi Pelaksanaan Program Rutilahu Bojong Kulur
Senin, 25 Oktober 2021
foto
Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat saat meninjau langsung program Rutilahu 2021 di Desa Bojong Kulur, Kecamatan Gunung Putri , Kabupaten Bogor. (Humas DPRD Jabar/ Zulkifli Reza)

Kab. Bogor -- Program Rumah Tidak Layak Huni (RUTILAHU) merupakan program yang digagas oleh Pemerintah Pusat bersama Pemerintah Provinsi untuk memberikan hunian yang layak bagi masyarakat.

Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat, Prasetyawati mengatakan bahwa pada tahun ini pelaksanaan program Rutilahu di Desa Bojong Kulur, Kabupaten Bogor sudah terealisasi untuk 20 unit rumah.

"Setelah tadi kami meninjau program Rutilahu di Desa Bojong kulur ini baru terealisasi 20 unit rumah," katanya usai meninjau langsung Program Rutilahu di Desa Bojong Kulur, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Senin, (25/10/2021).

Pras mengapresiasi pelaksanaan program Rutilahu di Desa Bojong Kulur ini, sebab progresnya dinilai sangat baik, sehingga kualitasnya lebih baik dari pagu yang telah diberikan.

"Kami mengapresiasi pelaksanaan program Rutilahu di Desa ini, dimana pada pelaksanannya kerjasama antar masyarakat membuat kualitas dari rumah yang mendapatkan perbaikan menjadi sangat baik dari pagu anggaran yang telah diberikan," ucapnya.

Selain itu Ia mengatakan, bahwa saat ini pagu anggaran yang diberikan dinilai masih belum mecukupi sehingga banyak rumah yang kurang efektif dalam proses perbaikannya.

"Menurut kami kesulitan yang sering ditemui dalam proses Program Rutilahu, yaitu dari segi pagu Anggaran," ujarnya.

Anggaran untuk Program Rutilahu pada saat ini sendiri masih diangka 17,5jt per unit, Pras berharap bahwa pemerintah dapat lebih gencar mensosiallisasikan bahwa program Rutilahu ini bisa dikaitkan dengan swadaya masyarakat, sehingga tidak seluruhnya menjadi biaya bantuan Provinsi.

Humas DPRD Jabar

Sekretaris DPRD Provinsi Jawa Barat

Dr. Hj. Ida Wahida Hidayati, SE. ., M.Si

Berita Terkait