Normalisasi Wilayah Hulu Sungai

Tanggal 08 Sep 2017 09:25 WIB
Waras Wasisto: Penataan lingkungan mutlak harus dilakukan

DPRD Provinsi Jawa Barat meminta pemerintah lebih serius dalam mengantisipasi berbagai potensi bencana. Seperti diketahui, Jawa Barat merupakan provinsi dengan potensi kebencanaan paling besar di Tanah Air.

Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat, Waras Wasisto, menuturkan, penataan lingkungan mutlak harus dilakukan. Hal ini menjadi kunci dari pencegahan bencana baik saat musim kemarau terlebih di musim hujan.

Sebagai contoh, menurutnya pemerintah harus menormalisasi kawasan hulu sungai. Penghijauan harus dilakukan mengingat saat ini banyak wilayah hulu yang 'gundul' akibat alih fungsi dan penebangan pohon secara liar.

"Bahkan sampai hilir, enggak hanya di hulu," kata Waras di Bandung, Jumat (8/9). Dia menyebut, bencana banjir di Garut beberapa waktu lalu sebagai dampak kerusakan lingkungan di wilayah hulu Sungai Cimanuk.

Dia pun meminta pemerintah provinsi dan kabupaten/kota tidak hanya memprioritaskan ancaman banjir langganan di Kota Bekasi dan Kabupaten Bandung, tetapi haru memperhatikan juga daerah lainnya. Menurut dia, musim penghujan nanti ancaman bencana banjir di
kota/kabupaten di Jabar bisa saja terjadi, sehingga harus ada upaya pencegahan risiko bencana.

"Banjir ini harus diperhatikan, karena selama ini kita tidak pernah dengar ada banjir di Garut, lalu tiba-tiba ada banjir. Kemudian di Subang, di Indramayu, ini harus kita antisipasi," katanya.

Dia menambahkan, selain antisipasi bencana banjir, Pemerintah Provinsi Jabar juga harus selalu menyiapkan anggaran bencana alam yang cukup untuk membantu tanggap darurat apabila terjadi bencana di kota/kabupaten. "Harus selalu ada anggaran taktis untuk penanggulangan bencana di Jabar ini," kata Waras.

Bagikan
Berita Terkait
IKIAD Wilayah II Jabar Dikukuhkan
16 Apr 2015 07:12 WIB
Pimpinan DPRD
Agenda
Kurs Valas
Mata Uang Jual (Rp) Beli (Rp) Tanggal
AUD 10.828 10.717 22 Sep 2017
BND 9.226 9.133 22 Sep 2017
CAD 10.582 10.472 22 Sep 2017
CNH 1.948 1.948 22 Sep 2017
CNY 1.872 1.854 22 Sep 2017
SAR 3.078 3.048 22 Sep 2017
SGD 9.226 9.133 22 Sep 2017
USD 11.544 11.430 22 Sep 2017
Sumber: Bank Indonesia