Dewan Tindak Lanjuti Keluhan Dampak Pembangunan Kereta Cepat Jakarta-Bandung

Tanggal 03 Aug 2017 11:20 WIB
Pengerjaan proyek kereta cepat dikeluhkan warga sekitar

DPRD Provinsi Jawa Barat akan menindaklanjuti laporan masyarakat terkait rencana pembangunan Kereta Cepat Jakarta-Bandung. Selama ini, warga banyak yang mengeluhkan dampak pembangunan tersebut.

Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat Haris Yuliana mengatakan, sampai saat ini DPRD Jawa Barat tidak dilibatkan dalam pembangunan proyek nasional tersebut. Namun, pihaknya telah menerima laporan dari sejumlah warga yang tinggal di kawasan yang rencananya dibebaskan untuk proyek tersebut.

"Kami menerima beberapa laporan, masyarakat resah dengan informasi yang simpang siur mengenai rencana pembangunan kereta cepat ini. Kami pun belum tahu, karena selama ini bisa dibilang tidak ada koordinasi sama sekali dengan kami," kata Haris di Bandung, Rabu (2/8).

Haris mengatakan, akan mengutus tim yang terdiri dari Komisi I, IV, dan V untuk mencari informasi dan menampung keluhan permasalahan dari masyarakat Jawa Barat. Selama ini diketahui, rencananya rute kereta cepat tersebut akan melintasi dan membangun sejumlah stasiun di beberapa titik di Jawa Barat.

"Kami akan menampung keluhan masyarakat dan menyampaikannya kepada pemerintah pusat. Jangan sampai masyarakat kebingungan, dan akhirnya malah dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang ingin mengambil keuntungan sepihak," kata Haris.

Keresahan yang muncul di masyarakat, di antaranya adalah kejelasan lokasi dan tahapan pembebasan lahan yang akan digunakan untuk pembangunan proyek kereta cepat. Jangan sampai pemerintah kabupaten/kota dan provinsi terkesan lepas tangan dengan rencana pembangunan tersebut.

"Itu memang proyek nasional, dikerjakan pemerintah pusat. Tapi masyarakat ini kan masyarakat Jawa Barat. Sementara ini, masyarakat jangan mudah terprovokasi oleh kabar-kabar yang belum jelas," kata Haris yang mengisyaratkan masyarakat menghadiri rangkaian sosialisasi oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat mengenai kereta cepat tersebut.

Haris mengatakan, pihaknya mendukung pembangunan kereta cepat ini karena dinilai akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Jawa Barat. Diharapkan, kawasan yang dilalui rute kereta cepat dan dibangunkan stasiunnya akan mengalami pertumbuhan ekonomi yang juga cepat.

"Kami harap kereta cepat ini akan membuat masyarakat sekitarnya sejahtera, jangan sampai hanya menjadi penonton. Makanya, dibutuhkan juga sosialisasi dan pelatihan supaya masyarakat sekitar dilibatkan dalam proses pembangunan atau operasional kereta cepat ini," katanya.

Bagikan
Berita Terkait
Pimpinan DPRD
Agenda
Kurs Valas
Mata Uang Jual (Rp) Beli (Rp) Tanggal
AUD 10.828 10.717 15 Des 2017
BND 9.226 9.133 15 Des 2017
CAD 10.582 10.472 15 Des 2017
CNH 1.948 1.948 15 Des 2017
CNY 1.872 1.854 15 Des 2017
SAR 3.078 3.048 15 Des 2017
SGD 9.226 9.133 15 Des 2017
USD 11.544 11.430 15 Des 2017
Sumber: Bank Indonesia