Ketua DPRD Jabar Apresiasi Para Disabilitas

Tanggal 07 Dec 2016 12:03 WIB
Ketua DPRD Jabar, Ineu Purwadewi Sundari, S.Sos, MM dalam mengikuti simulasi Rally Tongkat di PSBN,

DPRD Provinsi Jawa Barat mengapresiasi para disabilitas ditengah-tengah masyarakat Jabar. Melalui acara Rally Tongkat 2016 ini sebagai bentuk perhatian pemerintah untuk mewujudkan cita-cita para disabilitas.

Ketua DPRD Jabar Ineu Purwadewi  menjadi pembina upacara pembukaan acara Hari Disabilitas Internasional 2016. Acara yang diikuti 300 perwakilan tunanetra tersebut dirayakan dengan menggelar lomba reli tongkat. Lomba rally tongkat sendiri merupakan kegiatan rutin yang hampir selalu digelar setiap tahun. Tapi ada sesuatu yang berbeda dalam peringatan kali ini.

Sebelum para peserta melakukan reli tongkat dengan rute lebih dari 2 kilometer, lebih dulu dilakukan simulasi. Beberapa pejabat di lokasi mendadak dijadikan tunanetra.

Pengalaman menarik itu dialami Ketua DPRD Jawa Barat Ineu Purwadewi Sundari. Dirinya mengaku baru kali ini berjalan dengan cara seperti itu meski hanya beberapa meter. Karena itu, sebagai manusia yang diberi fisik lengkap tanpa kekurangan apapun harus bersyukur atas pemberian tuhan.  

"Walaupun saya suka membaca dengan mereka dan melakukan kegiatan lain bersama, tapi kalau rally tongkat dengan mata tetutup baru pertama. Walaupun sebentar, saya bisa merasakan, kita harus bisa lebih memahami kebutuhan dan memperhatikan para disabilitas," ujar Ineu di PSBN Wiyataguna, Jalan Padjajaran, Kota Bandung, rabu (7/12/2016).

Politisi PDI Perjuangan itu menambahkan, melalui kegiatan Rally Tongkat tersebut merupakan bentuk pengakuan dan unjuk kemampuan para disabilitas dengan segala keterbatasannya untuk membuktikan kepada masyarakat bahwa para disabilitas juga mampu melakukan kegiatan seperti orang biasa.   Selain itu,  semangat para tunanetra dan disabilitas lainnya dalam menjalaninya patut dicontoh dalam kehidupan. Meski memiliki keterbatasan, mereka justru memiliki semangat besar.

Ineu mengharapkan, bersamaan dengan HDI ini pemerintah dapat lebuh berperan aktif untuk mendukung hak-hak para disabilitas. Selain itu, perjuangan para disabilitas dapat terakomodasi dengan baik dalam implementasi peraturan pemerintah pusat maupun peraturan daerah dan kebijakan lainnya. Diakuinya, masih banyak fasilitas publik yang mendukung ruang gerak kaum disabilitas. Terlebih persamaan hak dalam mendapatkan pekerjaan.

"Mereka mampu menunjukkan ke masyarakat mampu menghadapi tantangan dan rintangan, ini artinya pemerintahpun harus mampu menyediakan ruang sosial untuk mereka," katanya.

Sementara itu, sebelum lomba berlangsung, secara simbolis Ketua DPRD Jabar dan stakeholder mengikuti simulasi lomba dengan cara menutup mata dengang kain penutup khusus. Setelah itu, mereka dipersilakan berjalan menggunakan tongkat. Mereka terlihat tampak kesulitan menjadi tunanetra dadakan. Beberapa di antaranya bahkan tidak bisa berjalan lurus. Tidak hanya itu, beberapa kali mereka juga menabrak orang yang ada di lokasi. Bahkan, tongkat yang dipakai pun ada yang menyentuh kaki orang lain.

 

 

 

Bagikan
Berita Terkait
Pimpinan DPRD
Informasi Sekretariat
Agenda
Twitter
Facebook