Acep Purnama Resmi Menjabat Bupati Kuningan

Tanggal 14 Jun 2016 11:48 WIB
Ucapan selamat dari Gubernur Jawa Barat pada Pelantikan Bupati Kabupaten Kuningan di Gedung Sate

Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan secara resmi melantik Bupati Kabupaten Kuningan yang baru, Acep Purnama periode sisa jabatan 2013-2018. Prosesi pelantikan berlangsung di Aula Barat Gedung Sate, Jalan Diponegoro no. 22, Kota Bandung.

Menurut dia, pemberhentian dengan hormat yang ditujukan kepada Bupati Kuningan Hj. Utje Ch Hamid Suganda meninggal pada awal April lalu. Sesuai dengan perundangan yang berlaku sebagai Wakil Bupati Kuningan kini naik menduduki jabatan sebagai Bupati.

“Diharapkan dengan dilantiknya Bupati Kuningan yang baru dapat menggerakkan kembali roda pemerintahan Kabupaten Kuningan,” ujar Aher (sapaan akrab Ahmad Heryawan), Selasa (14/06/2016).

Aher berpesan agar Buoati Kuningan untuk melanjutkan tampuk kepemimpinan yang telah diemban bupati sebelumnya. Pertumbuhan ekonomi dan menitikberatkan pada pembangunan asksesibilitas agar terwujudnya peningkatan perekonomian masyarakat Kabupaten Kuningan. Selain itu, meningkatkan indeks kebahagiaan dan angka partisipasi pendidikan juga kesehatan untuk ditingkatkan.

“Tentunya untuk menggerakkan perekonomian masyarakat harus didukung penuh pemerintah kabupaten, sehingga kebijakan bupati sangat penting,” katanya.

Dia menambahkan, hal itu tidak dapat diwujudkan jikalau yang bergerak hanya pemerintah kabupaten tidak didukung masyarakatnya. Dampak yang cukup besar sinergitas pemerintah dengan masyarakat diantaranya upaya peningkatan sektor unggulan dari bidang pertanian, dengan kata lain petani harus mendapat perhatian khusus dari  pemerintah.

Seperti diketahui, Utje meninggal pada 4 April 2016 akibat serangan jantung. Sebelum meninggal, Utje sempat memimpin rapat kerja bersama jajaran dinasnya. Setelah rapat selesai, Utje terkena serangan jantung dan akhirnya meninggal dunia.

Selain sebagai Bupati, almarhumah Utje juga dikenal sebagai istri Bupati Kuningan yang menjabat pada 2003-2013 yaitu Aang Hamid Suganda.

 

 

 

 

 

 

Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan secara resmi melantik Bupati Kabupaten Kuningan yang baru, Acep Purnama periode sisa jabatan 2013-2018. Prosesi pelantikan berlangsung di Aula Barat Gedung Sate, Jalan Diponegoro no. 22, Kota Bandung.

Menurut dia, pemberhentian dengan hormat yang ditujukan kepada Bupati Kuningan Hj. Utje Ch Hamid Suganda meninggal pada awal April lalu. Sesuai dengan perundangan yang berlaku sebagai Wakil Bupati Kuningan kini naik menduduki jabatan sebagai Bupati.

“Diharapkan dengan dilantiknya Bupati Kuningan yang baru dapat menggerakkan kembali roda pemerintahan Kabupaten Kuningan,” ujar Aher (sapaan akrab Ahmad Heryawan), Selasa (14/06/2016).

Aher berpesan agar Buoati Kuningan untuk melanjutkan tampuk kepemimpinan yang telah diemban bupati sebelumnya. Pertumbuhan ekonomi dan menitikberatkan pada pembangunan asksesibilitas agar terwujudnya peningkatan perekonomian masyarakat Kabupaten Kuningan. Selain itu, meningkatkan indeks kebahagiaan dan angka partisipasi pendidikan juga kesehatan untuk ditingkatkan.

“Tentunya untuk menggerakkan perekonomian masyarakat harus didukung penuh pemerintah kabupaten, sehingga kebijakan bupati sangat penting,” katanya.

Dia menambahkan, hal itu tidak dapat diwujudkan jikalau yang bergerak hanya pemerintah kabupaten tidak didukung masyarakatnya. Dampak yang cukup besar sinergitas pemerintah dengan masyarakat diantaranya upaya peningkatan sektor unggulan dari bidang pertanian, dengan kata lain petani harus mendapat perhatian khusus dari  pemerintah.

Seperti diketahui, Utje meninggal pada 4 April 2016 akibat serangan jantung. Sebelum meninggal, Utje sempat memimpin rapat kerja bersama jajaran dinasnya. Setelah rapat selesai, Utje terkena serangan jantung dan akhirnya meninggal dunia.

Selain sebagai Bupati, almarhumah Utje juga dikenal sebagai istri Bupati Kuningan yang menjabat pada 2003-2013 yaitu Aang Hamid Suganda.

 

 

 

 

Bagikan
Berita Terkait
Pimpinan DPRD
Agenda
Kurs Valas
Mata Uang Jual (Rp) Beli (Rp) Tanggal
AUD 10.828 10.717 23 Okt 2017
BND 9.226 9.133 23 Okt 2017
CAD 10.582 10.472 23 Okt 2017
CNH 1.948 1.948 23 Okt 2017
CNY 1.872 1.854 23 Okt 2017
SAR 3.078 3.048 23 Okt 2017
SGD 9.226 9.133 23 Okt 2017
USD 11.544 11.430 23 Okt 2017
Sumber: Bank Indonesia