Pencoretan 3 ribu Raperda, DPRD Jabar Belum Terima Laporan Kemendagri

Tanggal 30 May 2016 09:23 WIB
Kemdagri coret 3 ribu Perda

DPRD Jawa Barat mengaku belum mengetahui rancangan peraturan daerah apa saja yang dicoret oleh Kementerian Dalam Negeri. Seperti diketahui, Kemendagri mencoret sekitar tiga ribu raperda di seluruh Indonesia, baru-baru ini.

Usulan produk hukum daerah yang dicoret itu dinilai tidak sesuai dengan peraturan atau undang-undang di atasnya, dan atau dianggap mempersulit iklim investasi di Tanah Air. Wakil Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (BP Perda) DPRD Jabar Yunandar Eka Perwira mengatakan, pihaknya telah menanyakan ke Biro Hukum Pemprov Jabar apakah ada raperda yang tengah dibahas DPRD dan Pemprov Jabar yang dicoret Kemendagri.

Berdasarkan informasi yang diperolehnya, Pemerintah Provinsi Jabar pun belum menerima informasi terkait raperda apa saja yang dicoret. "DPRD maupun Pemprov Jabar belum menerima informasi dari Kemendagri tentang pencoretan itu," kata Yunandar saat dikonfirmasi di Bandung, Minggu (29/5).

Yunandar menduga, saat ini Kemendagri masih menginventarisasi raperda yang dicoret untuk selanjutnya diinformasikan ke masing-masing daerah. "Artinya masih dalam olahan Kemendagri, belum diinformasikan secara resmi ke pemprov, apalagi ke DPRD. Kita lebih panjang lagi waktunya dibanding pemprov," katanya.

Menurut Yunandar, bisa saja terdapat raperda di Jabar yang dicoret karena dianggap tidak sesuai dengan produk hukum di atasnya. "Bisa saja ada, misalnya (raperda) yang di kabupaten/kota," ujarnya.

Lebih lanjut Yunandar katakan, pencoretan produk hukum oleh Kemendagri ini muncul untuk mendukung iklim investasi di Tanah Air. Pemerintah pusat berharap berbagai aturan yang menghambat investasi bisa dihilangkan untuk memacu pertumbuhan ekonomi.

"Salah satu upaya untuk meningkatkan daya saing dunia usaha dan industri kita dengan menderegulasi regulasi yang menghambat," ucapnya. Oleh karena itu, pihaknya masih menunggu laporan dari Kemendagri terkait raperda apa saja yang dicoret.

"Saya belum cek itu. Kami belum bahas secara khusus," ucapnya.

Bagikan
Berita Terkait
Pimpinan DPRD
Informasi Sekretariat
Agenda
Twitter
Facebook