DPRD Jabar Apresiasi Pemberian Gelar Doktor Untuk Presiden ke-5

Tanggal 26 May 2016 05:59 WIB
Penganugerahan gelar Doctor Honoris Causa untuk Megawati

Presiden ke-5 Republik Indonesia Megawati Soekarnoputri mendapat gelar doctor honoris causa dalam bidang politik dan pemerintahan dari Universitas Padjajaran, Bandung, Rabu (25/5). Berbagai pujian dan apresiasi pun berdatangan untuk putri Proklamator ini.

Ketua DPRD Jawa Barat Ineu Purwadewi Sundari mengapresiasi pemberian gelar tersebut. Menurutnya, Megawati pantas menerimanya berkat sejumlah prestasi selama menjabat Presiden.

"Tergambar bagaimana jalan panjang Ibu Mega mulai dari pengalaman langsung ketika memimpin negara dan perpolitikan saat ini. Sebagai kader, saya bangga karena Ibu Ketua Umum kami dengan segala perjuangan dan sampai sekarang terus berjuang untuk kemajuan bangsa ini," kata Ineu yang hadir dalam prosesi pemberian gelar tersebut, Rabu (25/5).

Ineu pun mengaku kagum dan terinspirasi oleh gaya kepemimpinan Megawati Soekarnoputri, baik sebagai ketua umum partai politik maupun kepala negara. "Selain menjadi presiden dan wakil perempuan serta ketua partai perempuan di Indonesia, saya bangga dipercaya ibu memegang amanah sebagai Ketua DPRD Jawa Barat wanita pertama," katanya.

Ineu mengaku kagum dengan 'lobi diplomatik' Megawati yang dikenal dengan 'Lenso Bengawan Solo' saat menjual gas kepada Tiongkok. "Itu kan salah satu yang luar biasa bagi kami. Dengan cara apapun, yang pasti harus menyelamatkan harkat, martabat, dan menyejahterakan rakyat," katanya.

Hal ini, kata Ineu, menjadi pemicu baginya agar lebih amanah dalam menjalankan tugas. "Semoga semua pekerjaan rumah bisa direalisisakan untuk pembangunan dan kemajuan bangsa," katanya.

Bagikan
Berita Terkait
Pimpinan DPRD
Agenda
Kurs Valas
Mata Uang Jual (Rp) Beli (Rp) Tanggal
AUD 10.828 10.717 22 Jun 2017
BND 9.226 9.133 22 Jun 2017
CAD 10.582 10.472 22 Jun 2017
CNH 1.948 1.948 22 Jun 2017
CNY 1.872 1.854 22 Jun 2017
SAR 3.078 3.048 22 Jun 2017
SGD 9.226 9.133 22 Jun 2017
USD 11.544 11.430 22 Jun 2017
Sumber: Bank Indonesia