Komisi V DPRD Jabar Desak Tambahan Anggaran Dinsos Untuk Balai Perlindungan Sosial

Tanggal 13 May 2016 15:34 WIB
Kunjungan Kerja Komisi V DPRD Jabar Ke BPS Kabupaten Garut

Optimalkan amanat Undang-undang No 25 Tahun 2015 tentang Tugas Pokok dan Fungsi Balai di Lingkungan Dinas Sosial, DPRD Jawa Barat mendorong Dinsos Jabar untuk menyelesaikan persoalan dilapangan dan operasional. Hal itu dinilai dari masih terbatasnya jumlah balai dan struktural yang terdapat dibeberapa balai di Jabar. Pemerintah Jawa Barat telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 7,5 Miliar untuk APBD 2015 dan mengalami peningkatan menjadi Rp 8,4 Miliar. Itupun hanya untuk memenuhi pelayanan dasar dan kebutuhan dasar.

Ketua Rombongan Komisi V DPRD Jabar, KH Tetep Abdulatip mengatakan, kondisi dilapangan serta permasalahan sosial serta persoalan struktural berdampak signifikan pada alokasi anggaran di lembaga legislatif. Pasalnya, untuk meminimalisasi angka permaslahan sosial, dewan harus mendorong dinas terkait untuk mengusulkan rencana rasional. Dari lima balai, masing-masing balai terkendala sarana dan prasarana dan infrastuktur.

“Kondisi dilapangan harus kita bahas secara menyeluruh untuk mewujudkan hasil yang representatif bagi dinas terkait,” ujar Tetep di Pemkab Garut, Selasa (3/5/2016).

Dia menambahkan, tentunya untuk menjalankan balai harus ditunjang SDM yang memadai pula. Tak lebih dari 70 orang mengurus masing-masing balai yang tersebar di Jabar dengan jumlah penghuni binaan sebanyak 75 orang di masing-masing balai. Hal itu menjadi persoalan tenaga struktural untuk membawahi penghuni binaan tersebut.

“Pasti akan berat kalau tenaga pengurusnya juga masih kekurangan, rata-rata setiap balai dilaksanakan oleh 12 orang untuk mengurus 70 orang lebih,” katanya.  

Selain itu, kata dia, secara fisik insfrastruktur yang ada dari awal pembangunan hingga sekarang tidak terlihat secara signifikan. Belum dengan persoalan operasionalpun menjadi masalah yang cukup memprihatinkan. Sejak awal dibentuk balai, kendaraan operasional yang ada dipanti dari dulu hingga sekarang tidak ada perubahan.

“Bahkan untuk kendaraan operasionlanyapun belum ada penggantian dari dulu hingga sekarang,” tandasnya.

Bagikan
Berita Terkait
Pimpinan DPRD
Agenda
Kurs Valas
Mata Uang Jual (Rp) Beli (Rp) Tanggal
AUD 10.828 10.717 18 Okt 2017
BND 9.226 9.133 18 Okt 2017
CAD 10.582 10.472 18 Okt 2017
CNH 1.948 1.948 18 Okt 2017
CNY 1.872 1.854 18 Okt 2017
SAR 3.078 3.048 18 Okt 2017
SGD 9.226 9.133 18 Okt 2017
USD 11.544 11.430 18 Okt 2017
Sumber: Bank Indonesia