Komisi V DPRD Jabar Kecewa Evaluasi KONI Tidak Tuntas

Tanggal 08 Apr 2016 19:00 WIB
Rapat Evaluasi Komisi V DPRD Jabar Dengan KONI Jabar

Komisi V DPRD Jawa Barat Kecewa Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jabar tidak dapat menanggapi secara konkrit berkaitan dengan evaluasi APBD Tahun 2015 terkait dana hibah untuk pembinaan atlet Jabar. Pasalnya, realisasi dana hibah terkait standar biaya KONI Jawa Barat yang mengatur tunjangan pengurus angkanya dapat dikatakan fantastis.

Wakil Ketua Komisi V DPRD Jabar, Yomanius Untung mengatakan, seharusnya KONI dapat mempertanggungjawabkan secara factual berkaitan dengan realisasi  anggaran tersebut. Bahkan dari pemaparanpun angkanya cenderung tidak efisien atas pengunaannya. Sehingga dewan mensinyalir adanya rekayasa fakta soal realisasi anggaran.

“Kalau tidak dapat memberikan penjelasan sesuai dengan faktanya sulit untuk menyimpulkan efisien dan tidaknya,” ujar Untung di DPRD Jabar, Jalan Diponegoro no. 27, Kota Bandung, Jumat (8/4/2016).

Dia menambahkan, seyogyanya hasil evaluasi penggunaan ataupun realisasi anggaran disertai dengan data kongkrit untuk dapat dianalisa lebih jauh oleh dewan. Sebab, lampiran laporan tersebut akan dibahas di Panitia Khusus (Pansus) IV DPRD Jabar tentang Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur tahun 2015.

“Dengan Kata lain, hasil laporan ini akan dipertanggungjawabkan kepada masyarakat,” katanya.

Sementara itu, anggota Komisi V lainnya, Rustandi menyayangkan, pengurus KONI tidak dapat menunjukan laporan terperinci soal penggunaan anggaran terkait dana hibah yang mencapai Rp8,5 M. Temuan ini sangat riskan atas dugaan penyelewengan dana hibah. Meskpiun secara yuridis dewan tidak berkompeten untuk mengaudit anggaran. Tetapi secara peraturan dan fungsi lembaga legislative berhak untuk mengawasi kinerja lembaga eksekutif.

“Yang kami tanyakan kepada KONI anggarannya ada, tetapi rinciannya tidak dapat dijelaskan. Padahal kami berhak secara undang-undang untuk menanyakan itu,” ujar Rustandie.

Kendati demikian, Ketua Komisi V DPRD Jabar, Syamsul Bachry meberikan kesempatan kepada KONI untuk memenuhi permintaan dewan dalam melengkapi laporan disertai bukti fisik penjelasan penggunaan anggaran tersebut. Pasalnya, jika hanya berdasarkan pemaparan dari KONI hanya akan menimbulkan permasalahan baru.

“Terkait rincian anggaran, kami tunggu kesanggupannya di minggu depan agar dapat dipenuhi,” pungkas Syamsul.

Bagikan
Berita Terkait
Pimpinan DPRD
Informasi Sekretariat
Agenda
Twitter
Facebook