Serapan Anggaran Baru 20%, DPRD DKI Curhat ke DPRD Jabar

Tanggal 12 Oct 2015 09:08 WIB
Bangar DPRD Jabar Terima Kunker Bangar DKI

Untuk menselaraskan dan melakukan konsultasi Badan Anggaran (Bangar) DPRD DKI Jakarta berkunjung ke DPRD Jabar.

Para wakil rakyat ibukota ini ingin mengetahui rahasia kinerja DPRD Jabar yang dinilainya harmonis dengan eksekutif, sehingga cukup berpengaruh positif dalam penyerapan anggaran.

Pantas Nainggolan, salah satu anggota DPRD DKI mengakui bahwa penyerapan APBD Murni Pemprov DKI hingga kini baru mencapai 20%. Padahal, idealnya hingga pertengahan tahun sudah terserap untuk pembangunan minimal 50%.

Ia mengaku rendahnya serapan anggaran ini terkendala waktu serta sejumlah aturan baru yang cukup menyulitkan dalam penggunaan anggaran.

"Termasuk rendah karena waktu, ada aturan baru dan di DKI (serapan anggaran murnia) baru 20 persen,"kata Pantas, seusai pertemuan.

Pertemuan ini ditanggapi Wakil Pimpinan DPRD Jabar, Haris Yuliana. Menurutnya, persoalan rendahnya penyerapan anggaran itu dikemukakan juga dalam pertemuan.

"Mereka juga menyampaikan, misalkan tunjangan kinerja daerah untuk eksekutif nilainya besaar, tapi tidak sesuai dengan serapannya. Tapi ini juga jadi pelajaran bagi kita. Bagaimanapun juga harus diperhatikan antara tingginya tunjangan dengan giatnya pekerjaan,"papar Haris.

Kuncinya, lanjut Haris, adalah harmonisasi antara eksekutif dan legislatif. Menurutnya, di Jawa Barat bukannya tidak ada dinamika, tetapi bagaimana antara kedua lembaga pemerintahan ini bisa sinergis dalam menjalankan tugas masing-masing.

"Tapi bukan berarti Jabar tidak ada dinamika ya, da dinamika mah jimat hirup, apalagi di sebuah organisasi atau lembaga. Cuma ada tanggungjawab besar utnuk saling memahami. Nah kita lihat bagaimana jiwa besar gubernur dalam memahami dinamika politik. Sehingga kita paham, gubernur juga paham ada persoalan yang sama-sama harus diselesaikan,"kata Haris.

Bagikan
Berita Terkait
Pimpinan DPRD
Agenda
Kurs Valas
Mata Uang Jual (Rp) Beli (Rp) Tanggal
AUD 10.828 10.717 22 Sep 2017
BND 9.226 9.133 22 Sep 2017
CAD 10.582 10.472 22 Sep 2017
CNH 1.948 1.948 22 Sep 2017
CNY 1.872 1.854 22 Sep 2017
SAR 3.078 3.048 22 Sep 2017
SGD 9.226 9.133 22 Sep 2017
USD 11.544 11.430 22 Sep 2017
Sumber: Bank Indonesia