DPRD Sahkan APBD Perubahan 2015

Tanggal 17 Sep 2015 08:17 WIB
Rapat Paripurna Penetapan APBD P TA 2015

Sesuai dengan tugas dan fungsinya Badan Anggaran (Banggar) DPRD Jabar telah merumuskan dan menetapkan Perubahan Anggran Pendapatan, Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran 2015 dan disyahkan pada paripurna ini.

Ketua DPRD Jabar Ineu Purwadewi mengatakan, berdasarkan hasil rumusan dan pembahasan yang dilakukan Banggar dan Tim Anggaran Pemerindah daerah (TAPD) dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dilakukan telah sesuai dengan mekanisme sehingga hari ini APBD Perubahan di sahkan untuk segera dilaksanakan dalam melanjutkan pembangunan.

Menurutnya, dalam pembahasa RAPBD Perubahan telah dilalui proses cukup panjang dari tanggal 1 sampai dengan 16 Setember, diantaranya pembahasan pada KUA-PPAS Perubahan dan kemudian menghasilkan kesepakatan bersama.

"Nah dari hasil pembahasan Banggar dengan TAPD telah disepakati. Beberapa hal, diantaranya disepakati berkaitan dengan perubahan-perubahan pada pendapatan, belanja dan pembiyaan,"jelas. Ineu ketika ditemui di DPRD Jabar Jalan Diponegoro kemarin (16/9)

Ineu menyebutkan, perubahan APBD 2015 sebesar 28 530 trilyun dengan kenaikan sebesar 3,216 trilyun, jumlah tersebut mengalami bertambah. Besar bila dibandingkan pada APBD murni sebesar 25 trilyun

Selain itu, bedasarkan berbagi pertimbangan dari hasil pembahasan ini dapat dirinci pada perubahan diantaranya pada Pendapatan yang pada 23 trilyun dan dari jumlah ini ada peningkatan 67.413 milyar jumlah ini tersebut mengalami kenaikan dari target APBD Murni yang hanya 23.914. Trilyun.

Sedangkan pada Belanja di APBD perubahan ini adalah sebesar 27 752 triyun, dari jumlah tersebut mengalami mengalami peningkatan sebesar 2.998 Trilyun bila dibandingkan APBD murni yang hanya sebesar 24 753 trilyun.

Lebih lanjut Ineu menuturkan, pada pembiayaan daerah juga mengalami peningkatan sebesar 3,889 trilyun terdapat peingkatan 2,989 trilyun bila dibandingkan pada APBD murni sebesar 900 milyar dan untuk penyertaan modal untuk BUMD dialokasikan 160 milyar.

Selain itu, kata dia kesepakatan penting lannya yaitu pada pembukaan PON harus di stadion Jalak Harupat Kabupaten Bandung, termasuk pembangunan sarana pendukungnya, kemudia percepatan penanganan masyarakat yang terkena dampak penggenangan waduk Jati Gede dan dukungan anggaran untuk Pilkada serentak.

Ineu juga menekankan, kesepakatan lainnya antara lain antisipasi bencana kekeringan di Jabar juga harus mendapat perhatian serius disamping percepatan pembangunan Bandara Kertajati (BIJB) dan pembangunan Infrastruktur Jalan dan pembangunan sarana peribadatan dan pembangunan pada masalah kesehatan dan sosial yang ada dimasyarakat.

"Nah dari di syahkan APBD perubahan ini DPR Jabar Juga memberikan rekomendasi dan menyetujui sebagai peraturan daerah (Perda),"kata Ineu.

Selain itu, pada pelaksanaannya nanti sesuai dengan target dan anggaran bisa terserap dengan baik sehingga deviasi sisa penggunaan anggaran (Silpa) jumlahnya tidak terlalu besar.

Untuk bidang pendapatan, Banggar juga menyarankan anggar pengolahannya bisa dilakukan secara optimal dan jangan hanya mencapai target pendapatan saja tapi juga dibarengi dnegan transparansi dan penyerdehanaan prosedur sehingga target pendapatan terutama dari Pajak Kendaraan bermotor bisa mencapai target.

"PAD kita kan turun, 2,75 persen dibanding target APBD 2015 kiranya ini harus mendapat perhatian sebab kalau dirupiahkan penurunan ini sebesar 665 milyar lebih sangat besar pengaruhnya pada pembangunan di Jabar,"cetus Ineu.

Ineu berharap, setelah disyahkan APBD Perubahan  ini pemprov bisa melaksanakan pembangunan dengan sebaik-baiknya sehingga target kinerja sebagaimana tertuang pada RPJMD dapat tercapai dan dapat terelisasi dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

"Jadi APBD Perubahan ini harus dilaksanakan dengan pengawasan efetif dan punisment yang tegas sehinggaterhindar dari kemunkinan penyelewengan,"pungkas Ineu

Bagikan
Berita Terkait
DPRD Jabar Sahkan APBD 2015
16 Dec 2014 14:46 WIB
DPRD Jabar Apresiasi APBD 2015
30 Jun 2016 21:38 WIB
Pimpinan DPRD
Agenda
Kurs Valas
Mata Uang Jual (Rp) Beli (Rp) Tanggal
AUD 10.828 10.717 22 Jun 2017
BND 9.226 9.133 22 Jun 2017
CAD 10.582 10.472 22 Jun 2017
CNH 1.948 1.948 22 Jun 2017
CNY 1.872 1.854 22 Jun 2017
SAR 3.078 3.048 22 Jun 2017
SGD 9.226 9.133 22 Jun 2017
USD 11.544 11.430 22 Jun 2017
Sumber: Bank Indonesia