Cegah inflasi, Pemprov Jabar Ajak Ulama se-Jabar Tidak Konsumtif Jelang Ramadhan

Tanggal 08 Jun 2015 08:10 WIB
Pemprov Ajak Ulama Tidak Konsumtif

Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersama Bank Indonesia memberikan pembekalan kepada ulama se-Jabar berkaitan dengan pengendalian inflasi. Pasalnya, kenaikan harga menjelang bulan suci ramadhan kerapkali memancing terjadinya angka inflasi yang tinggi. Karena itu, melalui forum ulama se-Jabar dapat turut serta menyosialisasikan kepada masyarakat betapa pentingnya upaya pengendalian dimulai dari pola konsumsi masyarakat itu sendiri.

Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan mengatakan, salah satu pemicu terjadinya inflasi disebabkan konsumsi dan daya beli masyarakat yang tinggi terutama menjelang bulan suci ramadhan. Hal tersebut seharusnya dapat dikendalikan melalui kesadaran masyarakat akan stok pangan bahan konsumtif, distribusi dan aspek keseimbangan.

“Kalau saja masyarakat memnuhi kebutuhan menjelang ramadhan hanya untuk mengantisipasi kenaikan harga itu dikemudian hari, itu antisipasi yang keliru,” ujar Aher (Sapaan Ahmad Heryawan-red) di Gedung Pusdai, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Jumat (5/6/2015)

Dengan demikian, lanjut Aher, peran ulama dalam mennyosialisasikan pengendalian inflasi tersebut sangat tepat mengingat ulama sebagai sosok yang dipandang dan didengarkan di lingkungan masyarakat. Sehingga, bersama Bank Indonesia diharapkan peran serta ulama tersebut dapat meminimalisasi pola konsumsi berlebihan kepada masyarakat Jabar. Sehingga para pelaku usaha pun dapat dikendalikan dengan sendirinya tanpa campur tangan pemerintah untuk menyetabilkan harga pasar.

Sementara itu, disaat yang bersamaan diluncurkan fitur Early Warning System (EWS) Portal Informasi Harga Pangan (Priangan) oleh Gubernur Jabar dan didampingi Wakil Ketua DPRD Jabar, Abdul Haris Yuliana dan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Jabar, Darmansyah. EWS dibentuk untuk mengantisipasi sejak dini pengendalian inflasi terhadap harga komoditas strategis

Bagikan
Berita Terkait
Pimpinan DPRD
Informasi Sekretariat
Agenda
Twitter
Facebook