DPRD Jabar Terima Aspirasi Masyarakat Terkait Syiah

Tanggal 19 May 2015 15:17 WIB
DPRD Jabar menerima aspirasi masyarakat yang menolak faham Syiah

Puluhan masyarakat yang tergabung dalam Masyarakat Umat Islam Jawa Barat berdemonstrasi di depan Gedung DPRD Jabar untuk menolak ajaran Syiah di Indonesia. Pasalnya, Syiah bukan sebagai agama islam melainkan aliran sesat yang menumpang dalam ajaran Islam. Perwakilan pengunjuk rasa di terima anggota DPRD Jabar, KH Chumaedi untuk beraspirasi.

Menurut Chumaedi, atas dasar aspirasi tersebut, DPRD Jabar menerima aspirasi masyarakat yang menolak keras segala bentuk ajaran yang bernuansa Syiah lantaran bertentangan dengan Ahlussunnah Waljamaah. Menurut Chumaedi yang berasal dari Fraksi PPP tersebut, semua pihak harus mewaspadai dan mengantisipasi ajaran tersebut agar tidak berkembang luas di wilayah Jabar.

“Perlu sinergitas antarsemua pihak untuk menolak ajaran Syiah ini, termasuk pemerintah,” ujar Chumaedi di Gedung DPRD Jabar, Jalan Diponegoro no. 27, Selasa (19/5/2015).

Dia menambahkan, pihaknya akan meneruskan amanat tersebut hingga ke tingkat presiden dan pejabat pemerintah pusat. Pasalnya, masalah Syiah tidak menjadi isu perwilayah tetapi nasional agar tidak dapat berkembang denga bebas.

Sementara, perwakilan Aliansi Anti Syiah (Annas), Muhammad Abdul Hadi mengatakan, keberadaan Syiah khususnya di Jabar, ajarannya tersebut dipengaruhi Iran sebagai negara yang menganut Syiah. Karena itu, meminta kepada pemerintah pusat untuk memutuskan hubungan diplomatic dengan Iran.

“Aqidah kita harus dijaga dengan baik, jangan sampai generasi kita tersesat dengan ajaran Syiah,” ujar Hadi.

Selain itu, lanjut Hadi, meminta kepada pemerintah untuk memberikan ijin dalam menumpaskan aliran dan segala bbentuk aljaran Syiah. Jika tidak diatanggapai serius, masyarakat Anti Syiah tersebut siap untuk bertumpah darah.

Bagikan
Berita Terkait
DPRD Jabar Terima Aspirasi KNCI
02 Apr 2018 14:09 WIB
Pimpinan DPRD
Informasi Sekretariat
Agenda
Twitter
Facebook