DPRD Jabar bentuk Pansus untuk Bahas LKPJ Gubernur

Tanggal 06 Mar 2015 08:51 WIB
Sekretaris DPRD Ida Hernida membacakan SK Pimpinan DPRD mengenai pembentukan Pansus LKPJ Gubernur TA

Setelah mendengarkan penyampaian Nota Pengantar LKPJ Gubernur Jawa Barat Tahun Anggaran 2014, yang disampaikan oleh Gubernur Ahmad Heryawan pada Rapat Paripurna DPRD Provinsi Jawa Barat (5/3), DPRD Provinsi Jawa Barat segera memebntuk Pansus LKPJ.

Pansus yang merupakan pansus besar beranggotakan 34 orang anggota tersebut dipimpin oleh Gatot Tjahyono (F.PDIP) sebagai Ketua Pansus, sementara wakil ketua dijabat Yod Mintaraga (F.PG Amanah) dan Herlas Juniar (F.D). Pansus akan memulai masa kerja minggu mendatang.

Sesuai dengan tata tertib, sebelum di bahas di tingkat pansus, Nota LKPJ Gubernur tersebut akan dibahas di tingkat komisi.  Menurut jadwal, komisi   melakukan rapat kerja dengan mitra kerja masing-masing komisi mulai Jum’at (6/3) ini.

Sebagaimana diketahui, pada Rapat Paripurna kemarin gubernur Jawa Barat dalam nota pengantarnya mengemukakan kondisi IPM sebagai  indikator kinerja pembangunan manusia yang dihitung berdasarkan indikator utama masing-masing pendidikan, kesehatan dan daya beli.

Berdasarkan perhitungan IPM dalam tahun 2014 mencapai 74,28 poin dengan capaian indikator komposit  untuk pendidikan sebesar 83,36 poin, indeks kesehatan sebesar 74,01 poin dan indeks daya beli mencapai 65,47 poin.

Indikator keberhasilan pendidikan, ditunjukkan  dari beberapa pencapaian angka melek huruf sebesar sebesar 98,29%, angka rata-rata lama sekolah 8,39 tahun, APK SD mencapai 108,89%, APK SMP 95,35%, APK SMA 61,19%  dan APK  Pendidikan Tinggi sebesar 17,47%.

Indikator keberhasilan kesehatan, ditunjukkan dengan capaian indikator Angka Harapan Hidup (AHH) 69,02 tahun.

Selanjutnya, sambung Gubernur, untuk mengukur kemajuan daya beli ditunjukkan dengan capaian keberhasilan stabilitas harga pangan   yang mencapai 134,84%, realisasi cadangan pangan sebesar 477,77 ton.

Kemajuan daya beli, juga ditunjukkan degan kontribusi industri pengolahan terhadap pertumbuhan ekonomi sebesar 43,57% dengan pertumbuhan sebesar 2,23%. Demikian, juga di sektor perdagangan, keberhasilan ditunjukkan dengan laju pertumbuhan ekspor sebesar 14,83% dengan nilai ekspor non migas mencapai 26,32 milyar US Dollar.

Selain dibacakan oleh Ahmad Heryawan, nota pertanggungjawaban tersebut dibacakan pula oleh Wakil Gubernur Deddy Mizwar yang turut hadir pada rapat tersebut. Rapat Paripurna dihadiri oleh pejabat Pemprov Jabar serta undangan lainnya.

Bagikan
Berita Terkait
Pimpinan DPRD
Agenda
Kurs Valas
Mata Uang Jual (Rp) Beli (Rp) Tanggal
AUD 10.828 10.717 15 Des 2017
BND 9.226 9.133 15 Des 2017
CAD 10.582 10.472 15 Des 2017
CNH 1.948 1.948 15 Des 2017
CNY 1.872 1.854 15 Des 2017
SAR 3.078 3.048 15 Des 2017
SGD 9.226 9.133 15 Des 2017
USD 11.544 11.430 15 Des 2017
Sumber: Bank Indonesia