DPRD Jabar Dukung Peningkatan Pengelolaan P2MKP

Tanggal 06 Feb 2015 11:17 WIB
Rapat kerja Komisi II terkait dengan P2MKP

DPRD Jabar mendukung pengelolaan Pusat Pelatihan Mandiri Kelautan dan Perikanan (P2MKP). Secara bertahap, sejak 2011 sebanyak 98 keanggotaan P2MKP tersebar di wilayah Jabar sebagai wadah yang berpotensi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Jabar. Potensi kelautan dan perikanan di wilayah Jabar sangat besar. Partisipasi masyarakat dalam edukasi mengenai peluang wirausaha baru dapat menjadi peluang untuk membangkitkan perekonomian Jabar.

Ketua Komisi II DPRD Jabar, Ir. Ridho Budiman Utama mengatakan, produksi perikanan di Jabar belum dikelola dengan baik. Geliat perikanan harus didukung untuk memajukan perikanan secara nasional. Bahkan, optimalisasi akan melibatkan dinas terkait untuk bekerjasama dengan masyarakat. Berdasarkan Undang-Undang 23 tahun 2014 tentang Ketentuan Pengelolaan Budidaya Perikanan.

“Peluang wirausahaan di Jabar khususnya sektor perikanan sangat strategis, sehingga perlu keterlibatan P2MKP sesuai dengan kapasitas lembaga,” ujar Ridho di Komisi II DPRD Jabar.

Ridho menambahkan, dinas terkait memiliki peranan penting untuk meneruskan strategi yang dibina lembaga mandiri. Selama ini, membangun perekonomian Jabar hanya berfokus pada ekonomi di daratan. Misalnya, pengelolaan perikanan di kawasan Pangandaran hanya mengandalkan parawisata produk jadi. Sehingga, dengan adanya pelatihan tersebut, DPRD Jabar berharap dapat mengedukasi masyarakat dalam mengelola hasil laut. Posisi P2MKP yang sangat strategis, menjadi ujung tombak yang langsung menyentuh masyarakat. Mudah-mudahan menjadi lembaga antara sebagai penyambung pemerintah dengan masyarakat.

Ridho menegaskan penguatan kelembagaan harus dikuatkan, termasuk SDM Pengurus dan  keorganisasian. " Kami akan mensuport".  Selain itu menurut Ridho, mulai tahun 2015, proposal yang diajukan harus melalui RKPD Online yang nantinya bisa dimintakan password untuk jalur khusus proposal online Forkomprov Jabar.

Sementara itu, Ketua Forum Komunikasi Talim Endosaputra produksi usaha harus menjadi prioritas di atas pelatihan. Dalam hal ini, P2MKP harus terus meningkatkan mutu pelayanan dan mutu pelatihan. Salah satu  bentuk untuk menarik minat masyarakat dalam mengikuti pelatihan tersebut yakni dengan memberikan penghargaan kepada PPL berupa sertifikat penghargaan, Strategi kerjasama dengan melibatkan dan memanfaatkan akses dana dari Pemerintah. Perlu dikembangan jaringan pemasaran yang baik, oleh sebab itu database produk harus tersedia. Inkubasi bisnis harus dijalankan untuk menyokong hasil produksi.

“Berdasarkan PP No. 62 tahun 2014, P2MKP kemungkinan menjadi penyuluh kehormatan yang diusulkan oleh dinas terkait dalam meningkatkan perekonomian Jabar,” tandas Tamil.

 

Bagikan
Berita Terkait
Pimpinan DPRD
Informasi Sekretariat
Agenda
Twitter
Facebook