Komisi III Dukung Branchless Banking-Ampuh Atasi Rentenir

Tanggal 02 Feb 2015 08:14 WIB
Komisi III dukung branchless banking

Kebijakan Otoritas Jasa Keuangan yang memberlakukan layanan keuangan tanpa kantor (branchless banking) disambut positif banyak pihak. Program tersebut diyakini mampu menjadi solusi atas masih minimnya warga yang terakses layanan perbankan.

Dengan diberlakukannya program tersebut, setiap orang bisa menjadi agen bank, sehingga semakin banyak warga yang terakses layanan perbankan. Kebijakan ini pun sekaligus menjadi jawaban atas munculnya praktik rentenir di masyarakat.

Ketua Komisi III DPRD Jawa Barat Didin Supriadin mengatakan, program tersebut sangat baik sehingga harus didukung semua pihak. Terlebih, menurut Didin, program ini memberi angin segar bagi Jabar.

"Sebagai provinsi dengan jumlah penduduk paling banyak, warga Jabar masih banyak yang belum terlayani perbankan. Dengan ini, diharapkan jumlah warga terlayani perbankan bisa meningkat," kata Didin saat dihubungi, Minggu (1/2).

Didin pun optimistis, program ini menjadi solusi atas tingginya praktik rentenir di masyarakat. Dengan diberlakukannya branchless banking, kata Didin, praktik rentenir akan diatur sehingga bunga pinjaman yang dikenakan tidak merugikan masyarakat.

"Kami sangat mendukung (branchless banking), karena ini untuk kepentingan masyarakat. Ini niat pemerintah untuk perbaikan perbankan," tambah Didin.

Kendati begitu, Didin menyayangkan masih minimnya sosialisasi atas program tersebut. Menurut Didin, selama ini masih banyak warga belum paham akan branchless banking.

"Yang dengar (branchless banking) pun sepertinya masih jarang. Kemudian apa gunanya program baik itu kalau tidak ada masyarakat yang mengetahuinya," ucapnya.

Kejadian serupa, kata Didin, terjadi saat diluncurkannya program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Didin menyayangkan masih banyaknya warga yang tidak paham cara mengakses JKN.

Oleh karena itu, katanya, seluruh pihak terkait harus terus meningkatkan sosialisasi branchless banking kepada masyarakat. "Termasuk tanggung jawab masyarakat itu sendiri," paparnya.

Bagikan
Berita Terkait
Pimpinan DPRD
Agenda
Kurs Valas
Mata Uang Jual (Rp) Beli (Rp) Tanggal
AUD 10.828 10.717 18 Okt 2017
BND 9.226 9.133 18 Okt 2017
CAD 10.582 10.472 18 Okt 2017
CNH 1.948 1.948 18 Okt 2017
CNY 1.872 1.854 18 Okt 2017
SAR 3.078 3.048 18 Okt 2017
SGD 9.226 9.133 18 Okt 2017
USD 11.544 11.430 18 Okt 2017
Sumber: Bank Indonesia