DPRD Jabar Dukung Eksekusi Mati Kasus Narkoba

Tanggal 26 Jan 2015 09:34 WIB
Ricky Kurniawan, Anggota DPRD Jabar dukung eksekusi mati terpidana narkoba

Eksekusi mati terhadap sejumlah terpidana narkoba mendapat dukungan kalangan DPRD Jabar. Selain bentuk perlawanan terhadap peredaran narkoba di Tanah Air, sikap tegas ini pun merupakan bentuk penegakkan hukum yang harus mendapat dukungan semua pihak.

Anggota DPRD Jabar Ricky Kurniawan mengatakan, proses eksekusi mati sudah dilakukan sesuai hukum dan perundang-undangan di Indonesia. "Jadi kami mendukung sikap tegas ini," kata Ricky.

Ricky berharap, sikap tegas ini bisa dilakukan juga terhadap kasus-kasus lainnya, terutama pelaku peredaran narkoba. Disinggung adanya protes dari negara asal terpidana mati, Ricky menilai, hal itu bukanlah suatu persoalan yang harus dihiraukan.

Menurutnya, protes tersebut hanya sesaat dan tidak memberi dampak berarti. "Biarkan saja mereka protes, menarik kedubesnya sekali pun. Penegakan hukum di kita harus jalan terus," tegasnya.

Bahkan, Ricky meminta, negara lain menghormati proses hukum di Indonesia. "Harusnya mereka menghormati kita. Dan hukuman mati ini tidak hanya di Indonesia, negara lain pun melakukannya," kata Ricky seraya menyebut eksekusi mati terhadap terpidana narkoba pun mendapat pujian negara lain.

Lebih lanjut Ricky katakan, kejahatan narkoba sudah tidak bisa ditolelir. Hal ini dikarenakan kejahatan tersebut sudah banyak menimbulkan korban baik di Indonesia maupun negara lain.

"(Kejahatan) ini sangat merugikan, sangat berbahaya," ujarnya. Indonesia sendiri, kata Ricky, menjadi surga bagi peredaran narkoba.

Salah satunya karena banyaknya pengguna narkoba di Indonesia. Bahkan, kata dia, banyak produsen dan pengedar narkoba dari luar negeri yang menjadikan Indonesia sebagai pasar utama.

"Ini sangat mengkhawatirkan. Makanya kami berharap pemerintah dan aparat bersikap tegas," katanya.

Tidak hanya itu, Ricky pun menyebut produksi narkoba dilakukan di Indonesia. "Itu tadi, karena banyaknya pengguna, pelaku pun berani memproduksi (narkoba) di Indonesia, karena potensinya besar," ucapnya.

Bagikan
Berita Terkait
Pimpinan DPRD
Informasi Sekretariat
Agenda
Twitter
Facebook