DPRD Jabar Dorong Percepatan Pembangunan dan Pemeliharaan Jalan Dalam Suksesi PON XIX 2016

Tanggal 15 Jan 2015 08:14 WIB
Ketua Komisi IV, Ali Hasan

DPRD jabar mendorong upaya peningkatan kinerja Dinas Bina Marga Provinsi Jabar pada 2015 ini.

Pasalnya, percepatan proyek pembangunan jalan untuk mendukung penyelenggaraan PON XIX/2016

berdampak pada pemberdayaan ekonomi masyarakat. Selain itu, anggaran yang dikucurkan sebesar Rp.

900 Miliar dalam pengerjaan pembangunan jalan maupun jembatan harus fokus. Sehingga target

pembangunan jalan kategori mantap dapat tercapai diakhir 2015 mendatang.

Ketua Komisi IV DPRD Jawa Barat, Ali Hasan mengatakan, pembangunan infrastruktur jalan berperan

besar dalam menyukseskan penyelenggaraan PON XIX di Jabar. Karena itu, diperlukan koordinasi intensif

antar pihak terkait.

"Tentunya ada prioritas dalam pengerjaan pembangunan maupun pemeliharaan jalan di Jabar ini," ujar

Ali di gedung Dinas Bina Marga Provinsi Jabar, Jalan Asia Afrika, Kota Bandung, Rabu (14/1/2015).

Ali menambahkan, fungsi pengawasan dalam pembangunan jalan di Jabar harus ditingkatkan. Terlebih

bagi OPD terkait yang melakukan pengawasan tersebut. Selain itu, proyek pembangunan yang dilakukan

Dinas Bina Marga harus transparan dalam melakukan tender pembangunan jalan. Sehingga prosesnya

dapat sesuai dengan target pembangunan.

"Jangan sampai proyek ini berceceran dan tidak optimal pengerjaannya," katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Bina Marga Provinsi Jabar, M. Guntoro mengatakan, dalam upaya

perbaikan infrastruktur masih terkendala pembebasan lahan secara umum di beberapa wilayah proyek

perbaikan jalan maupun pembangunan jembatan. Sehingga hal itu menghambat percepatan

pembangunan dan pemeliharaan jalan di Jabar.

"Masalah kepemilikan lahan yang tidak jelas menjadi kendala selama proyek ini berlangsung, bahkan

hingga saat ini masih kami masih berusaha merealisasikan pembebasan ini," ujar Guntoro.

Di sisi lain, perilaku masyarakat dalam memelihara umur rencana jalan tak kalah penting. Hal itu di

buktikan dengan kurangnya kesadaran masyarakat dalam menggunakan jalan dengan bobot kendaraan

yang melebihi kapasitas jalan.

"Bantuan pusat setidaknya mengurangi beban Provinsi Jabar dalam pemeliharaan jalan," tandasnya.

Pada 2015 mendatang, rencana alokasi anggaran untuk pembangunan, perbaikan dan pemeliharaan

jalan di Jabar membutuhkan Rp. 998 Miliar. Dengan rincian akses jalan penyelenggaraan PON XIX/2016

sebesar Rp. 180 Miliar, pembebasan tanah sebesar Rp. 65 Miliar, penanganan jalan dan jembatan

sebesar Rp. 679 Miliar, serta adanya dukungan BJB sebesar Rp.  72 Miliar.

Bagikan
Berita Terkait
Pimpinan DPRD
Informasi Sekretariat
Agenda
Twitter
Facebook