Dewan Dukung Pemprov Selesaikan Road Map Penanganan Banjir

Tanggal 29 Dec 2014 11:20 WIB

Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan berjanji akan menyerahkan 'road map' terkait penyelesaian banjir di Bandung selatan. Isi road map ini diharapkan menjadi solusi terbaik dalam mengatasi banjir Bandung selatan yang selalu terjadi setiap tahun.

Hal ini diungkapkan Heryawan saat mengunjungi lokasi banjir di Bojongsoang, Kabupaten Bandung, Rabu (24/12). Heryawan mengatakan, penyerahan road map ini merupakan keinginan pemerintah Bpusat, tepatnya diungkapkan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Yuddy Chrisnandi, saat mengunjungi lokasi banjir Bandung selatan belum lama ini.

"Kita ditugaskan Menpan, (yang) diutus presiden kesini untuk membuat road map. Road map ini sudah dibuat sejak 2010. Sekarang dimunculkan lagi, diperbaiki, mudah-mudahan disepakati road map ini, jadi lebih baik, selesai dan permanen," kata Heryawan.

Heryawan mengaku, tidak lama lagi Ia akan memaparkannya di hadapan pemerintah pusat. Adapun road map itu di antaranya berisi tentang langkah-langkah yang dilakukan untuk mengatasi banjir tahunan ini.

Salah satunya, kata Heryawan, penanganan kawasan hulu sungai yang harus juga diutamakan. Sebab, selama ini normalisasi cenderung hanya dilakukan di kawasan hilir. "Padahal ini harus beriringan antara hulu dan hilir," katanya.

"Hulu diselesaikan, hilir diselesaikan," katanya. Sebagai contoh, lanjutanya, kawasan hutan di hulu sungai akan dinormalisasi.

Ini penting agar serapan air ke dalam tanah semakin banyak, sehingga air yang mengalir dari hulu ke hilir berkurang. "Hilir pun diperbaiki, sungainya dilebarkan, sehingga daya tampung air lebih tinggi," katanya.

Selain itu, Heryawan mengatakan, pihaknya mengusulkan relokasi bagi warga di kawasan Cieunteung yang selama ini paling parah terkena banjir. Nantinya, kata Heryawan, daerah itu akan menjadi resapan air baru.

"Usulan kita yang mendesak ini terkait relokasi warga Cieunteung. Nanti dijadukan waduk retensi, sebagai tempat menyimpan air pada saat banjir," katanya.

Menurut Heryawan, sedikitnya diperlukan lima hektar lahan untuk pembuatan waduk tersebut. "Nanti digali, didalamkan. Jadi saat musim hujan ini jadi penampungan air. Anggarannya sekitar Rp 150 miliar," katanya.

Ketua DPRD Jabar Ineu Purwadewi Sundari mengatakan, penanganan banjir Bandung selatan harus dievaluasi. Hal ini tidak terlepas dari terulang kembalinya banjir, meski penanganan dilakukan setiap tahun.

Ineu pun mendukung langkah-langkah pemprov terkait penyusunan road map tersebut. Pihaknya siap melakukan pengawasan terhadap rencana tersebut.

"Bagaimana pun ini sangat penting untuk antisipasi, supaya tidak terjadi banjir. Penanganan hulu dan hilir harus bersamaan, agar tidak terjadi kembali," katanya.

Ineu berharap, langkah-langkah dalam road map tersebut mampu mengatasi persoalan banjir. "Jadi (road map) harus efektif. Kami sepakat ingin ada penanganan terhadap hulu hilir secara konkrit," katanya.

Bagikan
Berita Terkait
Dewan Pantau Banjir Cieunteung
24 Dec 2014 11:25 WIB
Pimpinan DPRD
Agenda
Kurs Valas
Mata Uang Jual (Rp) Beli (Rp) Tanggal
AUD 10.828 10.717 18 Okt 2017
BND 9.226 9.133 18 Okt 2017
CAD 10.582 10.472 18 Okt 2017
CNH 1.948 1.948 18 Okt 2017
CNY 1.872 1.854 18 Okt 2017
SAR 3.078 3.048 18 Okt 2017
SGD 9.226 9.133 18 Okt 2017
USD 11.544 11.430 18 Okt 2017
Sumber: Bank Indonesia