DPRD Jabar Sahkan APBD 2015

Tanggal 16 Dec 2014 14:46 WIB
Rapat Paripurna DPRD Provinsi Jawa Barat

DPRD Jawa Barat telah mensahkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Jabar 2015 melalui sidang paripurna, di Gedung DPRD Jabar, Bandung, Senin (15/12) malam. Paripurna ini pun dihadiri langsung oleh Gubernur dan Wakil Gubernur Jabar.

Adapun jumlah APBD Jabar 2015 sebesar Rp 24,753 triliun dengan pendapatan daerah mencapai Rp 23,914 trilun. Ketua Fraksi Gerindra DPRD Jabar Ricky Kurniawan mengapresiasi penetapan APBD 2015 tersebut.

Menurut Ricky, terjadi peningkatan volume APBD dibanding tahun sebelumnya. Ricky berpendapat, peningkatan volume ini tak terlepas dari meningkatnya pendapatan dari pajak kendaraan bermotor.

"Penerimaan pajak PKB perlu diapresiasi," kata Ricky di Gedung DPRD Bandung, Senin (15/12). Kendati begitu, Ricky berharap ke depannya Pemerintah Provinsi Jawa Barat melakukan pembenahan untuk memaksimalkan potensi pendapatan.

Selain itu, pembenahan pun harus dilakukan untuk semakin menciptakan transparansi anggaran. "Pemprov Jabar sebenarnya telah memiliki Perda No 5/2011 tentang tranparansi dan akuntabilitas anggaran, jadi tinggal implementasinya, " kata Ricky.

Lebih lanjut Ricky katakan, kinerja BUMD harus dioptimalkan lagi. Pemprov Jabar dituntut lebih serius dalam mengupayakannya.

"Kami berharap ada upaya dari Pemprov Jabar  untuk menggenjot," katanya. Ricky menjelaskan, dewan pun agak terkejut dengan penurunan Dana alokasi khusus (DAK) dan dana alokasi umum (DAU) sebesar Rp384 miliar.

Menurutnya, penurunan DAU/DAK ini menjadi catatan yang tidak boleh diabaikan. Sementara itu, terkait pembangunan Bandara Internasional Jawa Barat Kertajati, di Kabupaten Majalengka yang juga dianggarkan dalam APBD ini, DPRD Jabar akan mendorong sepenuh mungkin.

Gubernur Jabar Ahmad Heryawan mengatakan, pada 2015 mendatang pihaknya akan gencar dalam pembangunan infrastruktur, terutama untuk persiapan PON XIX/2016. Di samping itu, pembenahan insfratruktur utama seperti jalan raya pun akan terus dilakukan.

"Anggaran yang ada akan kita gunakan untuk kepentingan sebaik-baiknya, untuk kepentingan masyarakat Jawa Barat. Selain itu, kita fokus juga pada pendidikan," kata Heryawan di tempat yang sama.

Pendidikan turut menjadi fokus perhatian, terlebih dengan pengelolaan SMA/SMK yang menjadi kewenangan pemerintah provinsi. Selain itu, pembangunan BIJB Kertajati turut menjadi fokus utama dengan alokasi dana sebesar Rp 250 miliar.

"Untuk BIJB ini akan dikelola langsung oleh BUMD. Sehingga dari dana tersebut bisa dikembangkan sesuai dengan kebijakannya," kata Heryawan.

Lebih lanjut Heryawan katakan, bawahannya di lingkup Pemprov Jabar harus membuat dokumen implementasi kerja agar penyerapan APBD berjalan baik. Dia berharap, bawahannya ini mampu menjalankan program anggaran sejak triwulan pertama, sehingga tidak ada penumpukan pada triwulan ke-4.

Bagikan
Berita Terkait
DPRD Sahkan APBD Perubahan 2015
17 Sep 2015 08:17 WIB
DPRD Jabar Apresiasi APBD 2015
30 Jun 2016 21:38 WIB
Pimpinan DPRD
Agenda
Kurs Valas
Mata Uang Jual (Rp) Beli (Rp) Tanggal
AUD 10.828 10.717 21 Jul 2017
BND 9.226 9.133 21 Jul 2017
CAD 10.582 10.472 21 Jul 2017
CNH 1.948 1.948 21 Jul 2017
CNY 1.872 1.854 21 Jul 2017
SAR 3.078 3.048 21 Jul 2017
SGD 9.226 9.133 21 Jul 2017
USD 11.544 11.430 21 Jul 2017
Sumber: Bank Indonesia