Komisi V Kecam Peredaran Miras --- Pengedar Miras Harus Ditindak Tegas

Tanggal 05 Dec 2014 12:21 WIB
Miras Oplosan

DPRD Jawa Barat mendesak kepolisian bertindak tegas atas maraknya peredaran minuman keras di Jawa Barat. Selain meresahkan masyarakat, peredaran miras ini pun telah menimbulkan belasan korban tewas di Jabar dalam sepekan ini.

Ketua Komisi V DPRD Jabar Agus Wellyanto mengatakan, aparat kepolisian harus betindak tegas dengan menggelar razia terhadap tempat-tempat yang diduga mengedarkan miras. Bahkan, Agus pun meminta aparat pemerintahan di semua tingkatan berperan aktif mencegah peredaran miras di masyarakat.

"Mengecam keras peredaran miras, apalagi yang oplosan. Razia semuanya, kalau perlu ditutup," kata Agus di Gedung DPRD Jabar, Bandung, Kamis (4/12).

Selain itu, Agus pun menilai, pemerintah harus berani menutup pabrik miras. Menurutnya, jika pabrik miras tidak ditutup, peredarannya akan terus tinggi dan semakin mengganggu masyarakat.

"Pabriknya tutup, jangan takut banyak pengangguran. Kerugiannya lebih banyak dibanding manfaatnya," ujar Agus seraya kembali menyebut pentingnya sikap tegas aparat pemerintah dan penegak hukum terkait peredaran miras di masyarakat.

Maka dari itu, Agus pun meminta semua pemerintahan kabupaten/kota di Jabar membentuk peraturan daerah yang di dalamnya menyangkut miras. "Biasanya perda tentang penyakit masyarakat, yang di dalamnya juga mengatur tentang miras," ucapnya.

Lebih lanjut Agus katakan, peredaran miras di masyarakat sangat berdampak terhadap kondisi kehidupan. Pengaruh miras tak jarang mengakibatkan terjadinya tindakan kriminal sehingga sangat meresahkan masyarakat.

"Dampaknya juga sangat besar terhadap mental generasi muda. Mau jadi apa bangsa kita ke depan kalau generasi mudanya seperti itu," katanya seraya menyebut tingkat kerawanan sosial dan buruknya perilaku masyarak yang mengonsumsi miras.

Seperti diketahui, pada 2 Desember kemarin, tujuh warga Sumedang tewas setelah menenggak minuman keras. Sehari sebelumnya, hal serupa terjadi di Garut. Hingga saat ini, 16 warga meregang nyawa akibat mengonsumsi miras oplosan.

Bagikan
Berita Terkait
Pimpinan DPRD
Informasi Sekretariat
Agenda
Twitter
Facebook