Dewan Tak Kritisi RAPBD 2015-RAPBD 2015 Fokus di Infrastruktur, Pendidikan, dan Kesehatan

Tanggal 28 Nov 2014 11:36 WIB
Wakil Ketua DPRD Jawa Barat Irianto MS Syafiuddin

Wakil Ketua DPRD Jawa Barat Irianto MS Syafiuddin mengaku tidak dapat mengkritisi jawaban Gubernur Jabar Ahmad Heryawan terkait pandangan umum setiap fraksi terhadap rancangan APBD tahun anggaran 2015. Hal ini dikarenakan pembahasan APBD Tahun Anggaran 2015 sudah disahkan KUAPPAS ((Kebijakan Umum Anggaran Plafon Prioritas Anggaran Sementara)-nya, sehingga DPRD tidak dapat menyoroti setiap pandangan yang disampaikan Gubernur terkait RAPBD tersebut.
   Menurut Yance, sapaan akrab Irrianto, jika dikritisi, KUAPPAS harus disusun ulang dan memerlukan waktu lama. "Kalau begitu, nanti pembangunan akan terhambat," kata Irrianto usai Rapat Paripurna terkait jawaban Gubernur atas Pandangan Umum Fraksi-Fraksi terhadap Raperda tentang APBD 2015 di DPRD Jabar di Bandung, Kamis (27/11) malam.
   Yance menjelaskan juga, RAPBD 2015 ini disusun pemerintah provinsi bersama DPRD Jabar periode 2009-2014 yang baru saja berakhir masa jabatannya. RAPBD 2015 ini pun merupakan hasil kesepahaman DPRD Jabar periode sebelumnya, sehingga DPRD periode 2014-2019 hanya melanjutkan keputusan DPRD lama.
   "Jadi, kita tidak bisa menyoroti karena itu sudah masuk ke alur masing-masing. Kecuali nanti pada APBD perubahan. Karena ini (RAPBD 2015) produk dewan yang lama," katanya.
   Namun, meski harus mengikuti ketentuan dalam keputusan RAPBD, Yance berharap, penggunaan anggaran dalam setiap program tepat sasaran dan untuk kepentingan masyarakat. "Apa yang disampaikan Gubernur benar-benar jelas dirasakan atau untuk kepentingan masyarakat," kata mantan Bupati Indramayu dua periode ini.
   Gubernur Jabar Ahmad Heryawan dalam penyampaian jawabannya mengatakan, RAPBD Jabar tetap mengedepankan pembangunan di bidang pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur. Menurutnya, anggaran yang cukup besar dialokasikan untuk pembangunan Bandara Internasional Jawa Barat Kertajati, di Kabupaten Majalengka.
   Selain itu, pihaknya pun terus menggenjot pembangunan venue dan kelengkapan lainnya untuk persiapan Pekan Olah Raga Nasional (PON) XIX/2016 di Jabar. "Kita fokuskan untuk pendidikan, kesehatan, infrastruktur. Yang menonjol Kertajati, infrastruktur untuk persiapan PON, kategori lainnya biasa ketahanan pangan termasuk irigasi," kata Heryawan.

Bagikan
Berita Terkait
Pimpinan DPRD
Agenda
Kurs Valas
Mata Uang Jual (Rp) Beli (Rp) Tanggal
AUD 10.828 10.717 26 Jul 2017
BND 9.226 9.133 26 Jul 2017
CAD 10.582 10.472 26 Jul 2017
CNH 1.948 1.948 26 Jul 2017
CNY 1.872 1.854 26 Jul 2017
SAR 3.078 3.048 26 Jul 2017
SGD 9.226 9.133 26 Jul 2017
USD 11.544 11.430 26 Jul 2017
Sumber: Bank Indonesia