Dewan Sesalkan Banyak OPD Tak Hadiri Paripurna

Tanggal 21 Nov 2014 11:00 WIB
Gubernur Jabar Ahmad Heryawan bersalaman dengan para pimpinan Sidang Paripurna Tentang RAPBD 2015

Sejumlah anggota DPRD Jawa Barat kecewa karena Sidang Paripurna Tentang RAPBD 2015, Rabu (19/11), tidak dihadiri sebagian kepala organisasi perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Padahal, agenda paripurna tersebut mendengarkan pandangan setiap fraksi atas RAPBD 2015 yang disampaikan Gubernur Jabar Ahmad Heryawan, beberapa waktu lalu.
   Ketua Komisi III DPRD Provinsi Jabar Didin Supriadin mengatakan, banyaknya kepala OPD yang tidak hadir merupakan bentuk pelecehan terhadap lembaga legislatif. Padahal, menurut Didin, paripurna ini bagian dari pembahasan RAPBD 2015 yang tak lain menyangkut program dari setiap OPD.
   "Jangan hanya anggarannya yang mau. Rapat dan pembahasannya juga harus mau," kata Didin usai menghadiri paripurna tersebut, di Gedung DPRD Jabar. Padahal, lanjut Didin, setiap OPD telah diundang untuk menghadiri paripurna pembahasan RAPBD 2015 ini.
   Didin menjelaskan, pihaknya ingin seluruh OPD hadir agar pembahasan RAPBD 2015 berjalan sebaik mungkin, sehingga kualitas pembangunan pun bisa lebih baik. Oleh karena itu, Didin berharap, kejadian ini tidak terulang kembali dalam paripurna berikutnya.
   "Di saat semangat kehadiran dan kedisiplinan ingin ditingkatkan, sekarang malah banyak OPD yang tidak hadir," katanya. Di tempat yang sama, Anggota DPRD Jabar lainnya, M. Iqbal mengatakan hal yang sama.
   Menurutnya, dalam paripurna ini, dewan menyampaikan permasalahan-permasalahan serius yang ada di Jabar. Sehingga, kata dia, pembahasannya pun harus serius.
   "Jadi harus ada OPD-nya dong. Kalau tidak ada, bagaimana," tanya Iqbal keheranan. Dirinya pun berharap, ke depan kejadian ini tidak terulang kembali.
   Wakil Gubernur Jabar Deddy Mizwar memahami kekecewaan yang dirasakan sejumlah anggota DPRD Jabar. Meski secara aturan tidak ada yang dilanggar, menurut Deddy ketidakhadiran sejumlah OPD ini tergolong tidak etis.
   Kendati begitu, Deddy meyakini, pembahasan RAPBD 2015 akan tetap optimal meski paripurna kali ini tidak dihadiri kepala OPD. Ketidakhadiran sejumlah kepala OPD ini dikarenakan mereka menghadiri wisuda Gubernur Jabar Ahmad Heryawan, di Institut Pertanian Bogor.
   Hal ini juga yang mengakibatkan tidak bisa hadirnya Heryawan dalam paripurna tersebut. "Tapi saya rasa ini tidak terlalu penting, kan nanti ada pembahasan selanjutnya (terkait RAPBD 2015)," kata Deddy.
   Dalam paripurna kemarin, masing-masing fraksi membacakan pandangannya atas nota pengantar gubernur tentang RAPBD 2015. Paripurna kali ini pun diwarnai hujan interupsi dari sejumlah anggota dewan yang mempertanyakan ketidakhadiran kepala OPD. Dari sejumlah OPD di lingkungan Pemprov Jabar, hanya terdapat empat kepala dinas yang hadir.

Bagikan
Berita Terkait
Pimpinan DPRD
Agenda
Kurs Valas
Mata Uang Jual (Rp) Beli (Rp) Tanggal
AUD 10.828 10.717 23 Okt 2017
BND 9.226 9.133 23 Okt 2017
CAD 10.582 10.472 23 Okt 2017
CNH 1.948 1.948 23 Okt 2017
CNY 1.872 1.854 23 Okt 2017
SAR 3.078 3.048 23 Okt 2017
SGD 9.226 9.133 23 Okt 2017
USD 11.544 11.430 23 Okt 2017
Sumber: Bank Indonesia