Selamat Datang di Website Resmi DPRD Provinsi Jawa Barat  

Login Internal

Link






Jajak Pendapat

Tidak ada jajak yang aktif

Berita

PANSUS LKPJ GUBERNUR KUNKER KE EMPAT WILAYAH DI JAWA BARAT

13 April 2011 | 17:16 WIB



Panitia Khusus (Pansus) Dewan Perwakilan Rakyat daerah ( DPRD) Provinsi Jawa Barat yang tengah membahas  Laporan Keterangan Pertanggungjawaban  (LKPJ) Gubernur Jawa Barat Akhir Tahun Anggaran 2010, tampaknya harus bekerja keras  untuk menuntaskan hasil bahasannya. Pembahasan yang dilakukan sampai larut malam tersebut,  baik melalui rapat kerja maupun kunjungan kerja ke lapangan. Bahkan, untuk lebih mendalami materi yang tengah dibahas, Pansus membagi empat (4) kelompok melakukan kunjungan kerja ke Wilayah Depok, Tasikmalaya, Sukabumi dan Cirebon.

Kunjungan ke Wilayah Sukabumi yang termasuk wilayah I, di pimpinpin Wakil Ketua Pansus, Didin Supriadin, S.Pd., M.Si mendalami program ketahanan pangan, program listrik perdesaan, program pendapatan di wilayah Cibadak, serta melihat kondisi ruas jalan  lingkar Sukabumi.   
Ketika berada di Desa Cicantayan Kecamatan Cincantayan Kabupaten Sukabumi yang pada Tahun 2010, termasuk yang mendapat program desa rawan pangan. Di desa tersebut, rombongan pansus mendapat penjelasan KepalaDesa dan di damping dari Badan Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Barat.

Pada kunjungan tersebut, Didin Supriadin menjelaskan maksud kunjungan tersebut untuk mendengar langsung dari masyarakat tentang program di maksud serta kondisi yang sebenarnya serta dampak langsung terhadap masyarakat desa dimaksud. Kepada rombongan Pansus, sejumlah masyarakat menjelaskan secara gamblang atas program yang di kucurkan pemda Jabar dan terasa manfaatnya, terutama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

    Ketika berdialog dengan Kepala Cabang Pembantu Cibadak Dispenda Jabar, H. Eddy Rustandi, rombongan Pansus LKPJ mendapat gambaran kondisi kantor satu atap (Samsat) di wilayah tersebut. Disebutkan, KCP Cibadak melayani 2 Polres dan 30 Kecamatan serta 224 desa.  Dijelaskan, KCP Cibadak melayani Kabupaten dan kota Sukabumi sedangkan untuk Kab. Sukabumi di Pelabuhan Ratu.

Berkaitan dengan pendapatan sejak tahun 2006 s/d 2010 sesuai potensi yang selalu mencapai dan bahkan melebihi target, Khusus tahun 2010 untuk PKB mencapai 109,93%, BNKB I 118,95%, BBNKB II 100,75%,  pajak air, P3ABT 102,30%, P3 Aper 101, sedangkan untuk PBBKB hanya mencapai i 92,24%.   Menurut Eddy, kantor KCP Cibadak saat ini lokasinya agak menjorok dari jalan utama, dan berharap dapat dipindah ke lokasi yang lebih strategis dimana luas bangunan yang ada sekarang hanya 760 m2 dengan luas tanah 3210. Hal  yang menjadi kendala utama sebagaimana dipertanyakan anggota pansus, saat ini  masih kurangnya pegawai,  khususnya pemungut pajak air dan berharap ada penambahan pegawai.

Ditempat yang sama, Kepala Balai Pengelola Jalan ( BPJ ), Yeyet Hidayat, menjelaskan,   pembangunan aset ruas jalan Lingkar Sukabumi tercatat sepanjang 19 km dengan  dengan  empat (4) jalur, lebar  30 meter, lebar jalur  3,5 meter, lebar median, 1,5 meter dan lebar bahu 1 meter.

Disebutkan pula, untuk realisasi pembangunan terbagi kedalam 4 segmen dimana untuk segmen I antara Cibolang – Palabuahan sepanjang 6,9 km, tanah sudah dibebaskan, segmen II, antara pelabuhan – Otista, panjang 2,2 km, tanah dan fisik telah selesai dibangun dimana menghubungkan antara jalan Pelabuhan II dan jalan Otista di Kota Sukabumi.  Untuk segmen III antara Otista – Sukaraja, panjang 4,4 km, tanah sudah dibebaskansebagian dan untuk pembangunan fisik sudah sampai pematangan lahan. Untuk segmen IV antara Sukaraja – Kota sepanjang 5,5 Km, tanah belum dibebaskan dan pembangunan fisik belum dilakukan.

Sedangkan  program/kegiatan Lisdes (listrik Desa) pansus meninjau  ke UPT Wilayah I Cianjur meliputi Cianjur, Sukabumi dan Bogor. Pada kunjungan tersebut, rombongan Pansus  didampingi oleh Ir. Bambang dari Dinas ESDM Provinsi Jawa Barat.  Disebutkan pula, sampai saat ini Dinas Sumber Daya Mineral (ESDM) telah melaksanakan program Lisdes  melalui UPT I  yang tersebar di kabupaten Cianjur, Sukabumi dan Bogor. Sedangkan di Kabupaten Cianjur, tersebar di 23 desa, Sukabumni tersebar di 17 desa, sedangkan Bogor tersebar di 13 desa.

Kelompok IV Cirebon

Di Kota Cirebon, Panitia Khusus ( Pansus ) LKPJ Gubernur Tahun 2010, yang termasuk dalam kelompok IV, melakukan pemantauan secara langsung, khusus yang menjadi focus pembahasan yakni, Program Pencanangan Jabar Caang, program rintisan sekolah bertaraf internasional ( RSBI) khususnya terkait bantuan keuangan yang hingga saat ini belum bias dicairkan.Menurut Ketua Pansus, Selly Andriani Gantina yang juga mempin kelompok IV tersebut mengimbau dinas kabupaten/ kota yang belum bias mencairkan bantuan tersebut, untuk segera berkoordinasi dengan Biro Keuangan Provinsi Jawa Barat.

Dalam kunjungan tersebut Pansus didampingi oleh beberapa Dinas maupun Biro seperti Dinas Pendidikan terkait dengan Program RSBI, Dinas ESDA berkenaan dengan Listrik Desa, Dinas Bina Marga berkaitan dengan infrastruktur Jalan, jembatan, dan Biro Pengelolaan Barang Daerah Provinsi Jawa Barat berkenaan dengan asset-aset milik Pemprov Jabar.

Menurut Selly,  program listrik desa secara khusus, Pansus mengharapkan agar program Lisdes di Kabupaten Sumedang dapat segera dituntaskan karena berkaitan dengan pencanangan Jabar Caang.  Sedangkan terkait  asset-aset milik Pemerintah Provinsi Jawa Barat, khusus Rumah Sakit Gunung Sahari yang terletak di jalan Ampera Kota Cirebon, yang tercatat milik Disnas Tenaga Kerja telah diserahkan kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat pada tahun 20091. Saat ini asset tersebut belum disertifikatkan karena masih bermasalah.

Banyaknya asset yang bermasalah dan yang belum terdata pada  Biro Pengelolaan Barang Daerah Setda Jabar, Pansus menyarakan agar Biro Pengelolaan Barang Daerah Provinsi Jawa Barat harus selalu melakukan koordinasi dengan BKPP Wilayah III Cirebon, serta dengan seluruh Kab/Kota di Jawa Barat.

Sedangkan berkaitan dengan kebinamargaan, Pansus menyoroti kinerja Bina Marga Provisni Jawa Barat terutama dalam penyelesaian pembangunan Jalan Abdul Halim di Kabupaten Majalengka. Dijelaskan pihak Bina Marga bahwa pembangunan jalan tersebut telah selesai dilaksanakan secara optimal dan sudah terealisai 100%.

Kelompok II Depok

Rombongan Panitia Khusus ( Pansus ) LKPJ yang tergabung Kelompok II di pimpin H. Awing Asmawi, SE melakukan kunjungan ke wilayah Depok, Bekasi, Karawang dan Purwakarta. Di wilayah tersebut , kelompok II juga mencari masukan dan keterangan dengan materi bahasan yang sama, yakni sekitar program listrik perdesaan, program bantuan keuangan RSBI dan pengelolaan asset daerah.  

Didampingi sejumlah staf organisasi perangkat daerah ( OPD) yang melaksanakan program tersebut, rombongan juga melakukan kroscek lapangan. Direktur Rumah Sakit Umum Daerah ( RSUD) Kota Bekasi,  Dr. HM. Iman, Sp.Rm yang  menerima rombongan menjelaskan bahwa, mengakui telah menerima  bantuan Gubernur sebesar Rp. 3 miliar.  Namun, anggaran ini masih dirasakan kurang karena  RSUD Kota Bekasi dituntut untuk memberikan pelayanan yang lebih baik terhadap masyarakat. Sedangkan terkait dengan program  Jamkesda  dapat berjalan dengan baik, selama masyarakat memberikan persyaratan lengkap yang diminta oleh pihak rumah sakit  sebagaimana aturan yang berlaku.
Sedangkan bidang pendapatan, Kepala Kantor Cabang Pembantu (KCP) Dispenda Kota Depok, Amir Syarifudin mengatakan,  masih kurangnya pegawai sehingga pelayanan terhadap wajib pajak belum optimal, karena pegawai yang sekarang hanya 22 orang dikantor cabang, dan 16 orang di Kantor Samsat.

Hingga saat ini, menurut Agus, masih banyaknya BBNKB Daerah Khusus Ibukota yang berdomisili di Depok namun pajaknya tidak masuk ke Kas Depok sehingga pajaknya masuk ke DKI, demikian juga dengan masih banyaknya infrastruktur jalan yang rusak. Selain itu, masih terlambatnya penerbitan SKRD dari Dinas PSDA terkait dengan pajak air  bawah tanah. Selain itu,  minimnya kurangnya mobil Samsat keliling untuk mengoptimalkan pelayanan.
Disebutkan, untuk lebih menggairahkan para wajib pajak dalam membayar pajak, kedepan direncanakan  akan diadakan stimulan (semacam undian berhadian) untuk kategori bayar pajak yang tepat waktu dengan tujuan agar pembayaran pajak dapat tepat waktu.

Sedangkan terkait dengan program Listrik perdesaan (Lisdes) Pansus juga meninjau ke  Kecamatan Bojongmanggu Kab. Bekasi yang mendapat program Lisdes, yang dianggap cukup berhasil. Di kecamatan tersebut, rombongan Pansus, mendapat penjelasan bahwa, program lisdes di daerah ini sudah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat setempat. Disebutkan pula,  kebanyakan listrik di daerah ini diperuntukan  untuk kebutuhan rumah tangga dan hanya sedikit yang dipergunakan untuk kegiatan produksi.


Kembali
.::
Multimedia
Kurs/Mata Uang
Update Terakhir : 16 Agustus 2011
MUJualBeli
AUD9,480.918,427.30
BND7,512.906,674.98
CAD9,198.008,175.61
CHF11,511.2910,229.42
DKK1,749.771,555.79
EUR13,035.3511,588.74
GBP14,779.1713,139.36
HKD1,158.681,030.30
JPY11,741.9010,439.65
NOK1,662.681,475.77
NZD7,534.006,683.25
PGK4,228.683,468.03
SEK1,409.501,252.32
SGD7,512.906,674.98
THB302.78268.97
USD9,026.008,026.00
Sumber : Bank Indonesia
Prakiraan Cuaca
Berlaku :
07 Januari 2011 - 08 Januari 2011


Bandung
Hujan Ringan
Suhu
21 - 28 C
Kelembaban
68 - 97 %

Sumber : BMG Indonesia